TIM “PAKEM” Tabalong akan Pemetaan Terkait Jumlah dan Nama Aliran Kepercayaan

- Penulis

Rabu, 8 Maret 2023 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tim “PAKEM” ( Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Keagamaan) Kabupaten Tabaloing, akan melakukan pemetaan dan pendataan terkait jumlah dan nama aliran kepercayaan.

Untuk semua itu pula, Rabu (8/3/2023) dari Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong, telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor)  Pengawasan Aliran  PAKEM.

Menurut Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Tabalong, Mohamad Ridosan, SH, MH melalui Kepala Seksi Intelijen Amanda Adelina, SH, semua  sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung RI Nomor 5 Tahun 2019.

Tentang Perubahan atas Peraturan Jaksa Agung Nomor Per-019/JA/09/2015 Tentang Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat.

Rakor dihadiri, perwakilan dari Polres Tabalong, Dandim 1008/Tanjung, tokoh agama di Kabupaten Tabalong, dari Kementerian Agama (Kemenag) Tabalong.

Kesbangpol, Dikbud dan Forum Ketua Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Majelis Ulama Indonesia

(MUI), Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan tokoh agama Nasrani Kabupaten Tabalong.

Mohamad Ridosan, selaku Ketua Tim Koordinasi PAKEM,  menyampaikan kegiatan ini untuk melakukan pemetaan dan pendataan.

Baik yang sudah  terinventarisir di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun yang belum termasuk jumlah penganut, anggota atau pengurus, jumlah rumah atau tempat ibadah dan jumlah anggota aliran

“kepercayaan terhadap tuhan yang sudah merubah identitas kependudukan,” trambahnya.

Baca Juga :   RAMPUNG Lintasan Atletik Stadion 17 Mei, PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora

PAKEM juga bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap munculnya aliran kepercayaan menyimpang yang dapat memicu terjadinya konflik atau gesekan antara penganut umat beragama.

Atau aliran/paham yang tidak sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu lanjutnya , PAKEM merupakan wadah untuk sharing tentang aliran kepercayaan dan aliran keagamaan khususnya yang ada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Tabalong.

Diharapkan dapat menampung informasi, menganalisa laporan, meneliti dan menilai secara cermat perkembangan suatu aliran kepercayaan atau aliran keagamaan untuk mengetahui dampaknya bagi ketertiban dan ketentraman umum, khususnya di wilayah Kabupaten Tabalong.

“PAKEM ini untuk memberikan kepastian hukum serta. mari kita Bersinergi untuk pencegahan AGHT (Ancaman, Gangguan, Hambatan, Tantangan).

Sehingga pencegahan AGHT bisa diatasi atau diminimalisir dalam program yang menunjang setiap kegiatan yang ada kepercayaan dan keagamaan,” tutup Mohamad Ridosan. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru