SuarIndonesia – Tiga pelaku “berdarah” hingga tewaskan pelatih tinju di lokasi jagung bakar di Jalan di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin Tengah direkonstrukwi (rekaulang), Kamis (4/1/2024).
Pelaku berinisial PY (39), MN (18) dan MFM (15), menjalani rekonstruksi di halaman Mapolsekta Banjarmasin Tengah dihadiri keluarga korban Heri Pramano, (38),warga Jalan A Yani Km 5,7 atau Jalan Karya MuFakat II RT 37 Banjarmasin Timur, LKBH Unlam Banjarmasin dan Tim ABH Banjarmasin.
Mereka memperagakan sebanyak 18 adegan. dari peristiwa, yang terjadi pada Jum’at (15/12/2023), sekitar pukul 22.05 WITA.
Tergambar, korban sempat cek-cok salah satu pengunjung jagung bakar (seorang perempuan tidak dikenal), dan di situ ada MFM yang sedang jaga parkir.
Saksi M Hendra bersama korban Heri Pramono dan menyuruh agar meminta maaf pada pengunjung jagung bakar, namun menolak.
Lalu MFM menarik paksa tangan korban dan malah korban marah langsung memukul wajah tersangka MFM sebanyak satu kali.
Kemudian MFM membalas memukul, kemudian datang saksi Adi Gunawan dan pelaku MN hendak melerai antara korban dengan
tersangka MFM.
Namun korban malah menampar wajah MN. Kemudian dibalas. Lalu pelaku PY mendatangj korban, yang berontak berusaha melepaskan pegangan tersangka MFM.
Karena merasa dikeroyok kemudian korban melakukan perlawanan dengan cara menampar wajah pelaku PY dan juga membanting ke jalanan.
Karena korban masih melawan pelaku PY berjalan ke seberang jalan dan mengambil satu buah balok kayu dan kembali dikeroyok, dipukulkan hingga korban ambruk di jalanan banyak mengeluarkan darah di kepala.
Kemudian saksi M Hendra membonceng korban menggunakan sepeda motor miliknya meninggalkan lokasi.
Sementara itu, ayah korban, Suprianto (65) mengharapkan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
Lebih lanjut dijelaskannya, Heri yang meninggalkan empat orang anak itu baru-baru saja mengamen.
“Mengamen ini sebagai pelampiasannya yang bermasalah dengan istrinya. Jadi dia mengamen ini sebagai penghibur diri,” kata Yanto.
Padahal kata Yanto, keluarganya terbilang berkecukupan. Belum lagi di samping Heri yang merupakan guru olahraga dan juga pelatih tinju serta atlet. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















