TIGA DIANTARA KORBAN Tragedi Helikopter Mantewe Kondisi tak Utuh

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tiga diantara korban tragedi Helikopter yang jatuh di Mantewe Kabupaten TanahBumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), sulit dikenali lantaran kondisi tak utuh.

“Ini dari 8 jenazah yang ditemukan,” kata  Gubernur Kalsel, H. Muhidin pada konferensi pers Operasi DVI Polri terkait kecelakaan Helikopter BK117-D3, Jumat (5/9/2025).

Gubernur didampingi Direktur Operasional Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, kemudian Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan SIK MH dan juga turut hadir juga Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNl Rudy Rachmat Nugraha,  Pangdam XXll/Tambun Bungai,: Mayjen TNl Zainul Arifin dan Danrem 101/Antasari,: Brigjen TNl Ilham Yunus.

Diketahui penumpang helikopter ini tiga di antaranya Warga Negara Asing (WNA) Claudine Quito dari Brasil, Mark Warren dari Australia, dan Santha Kumar berkebangsaan India.

Sedangkan lima lainnya adalah WNI, yakni Andys Rissa Pasulu,  Capt. Haryanto. Hendra, Iboy Irfan dan Yudi Febrian.

Helikopter setelah hilang kontak, pada Senin (1/9/2025) , ditumukan, kondisi jatuh terbakar pada Rabu (3/9/2025).

Jasad telah diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel di Banjarmasin.  Namun belum diketahui indentitas jasad siapa  yang keadaan utuh tersebut.

Baca Juga :   WARGA KELAYAN B Digegerkan "Hantu Merah" Jelang Subuh, Sejumlah Rumah dan Kios jadi Puing

Diungkapakan Gubernur, pihak keluarga korban sudah berada di Banjarmasin untuk menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam hal Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memfasilitasi pemakaman di wilayah setempat apabila dibutuhkan.

Namun, keluarga korban memilih untuk memulangkan jenazah ke negara asal masing-masing setelah proses identifikasi selesai.

Dikertahui, helikopter lepas landas dari Bandara Gusti Samsir Alam, Kotabaru menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Senin (1/9/2025) pagi.

Namun, dalam perjalanan melintasi kawasan Mantewe, pesawat mengalami gangguan dan jatuh hingga terbakar. (YI/DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel
PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring
SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:31

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Rabu, 16 September 2026 - 21:36

DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Rabu, 16 September 2026 - 18:05

TERIDENTIFIKASI Enam Korban Meninggal Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca