ULM Ungkap Kondisi Satu Korban Selamat dari Laka Maut Rombongan KKN

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Lambung Mangkurat. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Universitas Lambung Mangkurat. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

SuarIndonesia — Satu korban selamat dari kecelakaan maut di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu kian membaik. Fahrizal Hasby dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin pasca menjadi korban kecelakaan bersama rombongan KKN.

Juru Bicara Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Novaria Maulina mengatakan kondisi Hasby hingga kini mulai menunjukkan kemajuan. Meski demikian, Hasby masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

“Kondisi terakhir sudah jauh membaik dan stabil sekarang sedang dalam masa observasi untuk tindakan lanjutan yang diperlukan,” ujar Nova, Kamis (6/8/2026).

Nova mengatakan, Hasby sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Marina Tanah Bumbu usai kejadian. Di sana, Hasby diindikasikan patah tulang kaki dan tangan.

Kemudian Hasby dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk proses pemeriksaan dan penanganan lanjutan. Ia juga didampingi tim Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) untuk pemulihan dari trauma yang dialami.

“Korban didampingi tim MKBT untuk pemulihan trauma pasca kejadian. Pada pemeriksaan awal di indikasikan patah tulang dibagian kaki dan tangan kemudian di rujuk ke RS Ulin di Banjarmasin untuk pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut,” tutur Nova dilansir dari detikKalimantan.

Setelah insiden itu, ULM memulangkan 13 orang mahasiswa lainnya yang tergabung dalam KKN-Lingkungan Hidup (LH) di Desa Batulicin Irigasi, kini tim MKBT ULM mendampingi para korban untuk pulih dari trauma. Nova menegaskan, ULM berkomitmen penuh dalam mendampingi setiap mahasiswanya agar bisa kembali pulih dari trauma kejadian.

“Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi orang tua atau keluarga,” tutup Nova.

Diketahui, dalam laka maut di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin menewaskan sedikitnya tujuh orang korban, tiga diantaranya merupakan mahasiswa KKN dari Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Kalsel, dua dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), satu karang taruna desa setempat, dan sopir mobil tangki.

Kaisar Group: Sopir bukan karyawan resmi

Sementara itu, kasus kecelakaan antara pikap rombongan mahasiswa KKN dan mobil tangki di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berlanjut. Perusahaan Kharisma Kaisar Batulicin (Kaisar Group) pemilik mobil tangki menyebut bahwa sopir yang mengemudikan mobil saat kejadian tabrakan tersebut bukan sopir resmi mereka.

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas
Kecelakaan pikap mahasiswa KKN vs mobil tangki minyak di Tanah Bumbu. (Foto: Istimewa)

General Manager PT Kharisma Kaisar Batulicin Muhamat Faizal mengatakan bahwa sopir yang mengemudikan mobil tangki di hari kejadian bukanlah karyawan resmi. Melainkan anak dari sopir perusahaan. Faizal menegaskan fakta ini baru diketahui pihak perusahaan usai kejadian.

“Yang mengemudikan bukan sopir resmi perusahaan. Saya baru tahu setelah kejadian,” ungkap Faizal, Kamis (6/8/2026).

Faizal telah menghubungi sopir resmi perusahaan untuk meminta penjelasan mengenai hal tersebut. Ia menyebut dari keterangan yang diterima sopir perusahaan tidak bisa mengemudikan mobil karena sedang sakit gigi, sehingga terjadi penggantian sopir sementara ke anaknya yang selama ini ikut menjadi kernet.

“Karena setiap ada pengiriman mereka selalu berangkat berdua,” ujar Faizal.

Padahal, kata Faizal, selalu ada Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) kendaraan yang diberangkatkan. Namun, pada hari insiden, terjadi pergantian pengemudi setelah pemeriksaan yang diluar kendali perusahaan.

“Pergantian ini di luar SOP kita, seandainya ada pembicaraan dari awal bisa ganti sopir,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar mengatakan pihaknya masih menyiapkan melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Ia berjanji akan memberikan keterangan lebih lengkap dalam rilis hasil penyelidikan dalam waktu dekat.

“Mohon waktu ya. Kami rencana akan rilis,” kata Guntar singkat, Kamis (6/8/2026). (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU
MENGULAR! Antrean BBM Nonsubsidi
ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Bambang Heri Purnama Imbau Warga Selektif Pilih Travel Umrah
KAPOLRESTA Banjarmasin, Ikut Serta Penyisiran Mencari Korban Tenggelam di Sungai Martapura
DLH KALSEL dan Komunitas Jurnalis Kegiatan Lingkungan akan Digelar di Tiga Desa
“B2SA” Mengantarkan Kabupaten Balangan Meraih Juara Pertama Tingkat Provinsi Kalsel
KASUS “3C”, Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka
TIM RELAWAN DAN WARGA Temukan Jasad Penyapu Jalanan Tersangkut “di Tunggul” Dasar Sungai

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52

LIMA Komisioner KPU Kotim jadi Tersangka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45

NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:37

KASUS “3C”, Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:08

GELAR Unjuk Rasa Diimbau tidak Anarkis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:57

FACE RECOGNITION Diterapkan pada ETLE

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:48

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:40

BANTUAN Pusat Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:21

PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Berita Terbaru

Ibu-ibu pingsan ketika mengantre BBM di Kobar. (Foto: Istimewa)

Kalteng

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:58

Kepala BPBD Kotawaringin Timur Multazam bersama Masyarakat Pemadam Api. (Foto: Dok BPBD Kotim)

Kalteng

CEGAH Karhutla Meluas, 2.200 MPA Dikerahkan Pemprov

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:48

Antrean panjang di salah satu SPBU Kotawaringin Barat. (Foto: detikKalimantan/Sigit P)

Kalteng

MENGULAR! Antrean BBM Nonsubsidi

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca