SuarIndonesia – Telah tercatat di Aplikasi Bekantan milik Polda Kalsel, sejak Januari 2020 telah ada 99 Hotspot (titik panas) di sejumlah wilayah daerah ini.
Diketahui, sebagian wilayah Kalsel dipenuhi ekosistem lahan gambut yang rentan terbakar bilamana musim kemarau tiba.
Tingkat kesulitan yang cukup tinggi dihadapi para anggota pemadam di lapangan dalam penanggulangan kebakaran di lahan gambut.
“Iya tercatat dalam Aplikasi Bekantan milik Polda Kalsel sejak bulan Januari ada sejumlah hotspot,” kata Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, SIK, MSi, Jumat (7/8/2020).
Itu diungkapkan ketika bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, memimpin simulasi penangulangan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Guntung Damar Banjarbaru.
Sisi lain, dalam simulasi penanggulangan dinilainya gerakan petugas di lapangan terkolaborasi.

Simulasi, diikuti dari Denzipur 8/GM, Kodim 1006 Martapura, Sat Samapta Polres Banjarbaru, Manggala Agni Kalsel, BPBD Provinsi Kalsel dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.
Diketahui, hampir setiap tahun pada saat musim kemarau Kalsel, khususnya di daerah Guntung Damar sekitar lokasi Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru selalu adanya yang terbakar.
Wakapolda juga berharap masyarakat turut membant dengan tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















