TERCATAT di Aplikasi Bekantan Ada 99 ‘Hotspot’ di Wilayah Kalsel

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 02:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Telah tercatat di Aplikasi Bekantan milik Polda Kalsel, sejak Januari 2020 telah ada 99 Hotspot (titik panas) di sejumlah wilayah daerah ini.

Diketahui, sebagian wilayah Kalsel dipenuhi ekosistem lahan gambut yang rentan terbakar bilamana musim kemarau tiba.

Tingkat kesulitan yang cukup tinggi dihadapi para anggota pemadam di lapangan dalam penanggulangan kebakaran di lahan gambut.

“Iya tercatat dalam Aplikasi Bekantan milik Polda Kalsel sejak bulan Januari ada sejumlah hotspot,” kata Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, SIK, MSi, Jumat (7/8/2020).

Itu diungkapkan ketika bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, memimpin simulasi penangulangan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Guntung Damar Banjarbaru.

Baca Juga :   KPU tak Cetak Ulang Surat Suara !, Gambar Aditya-Said Abdullah Dipastikan Tetap Terpampang

Sisi lain, dalam simulasi penanggulangan dinilainya gerakan petugas di lapangan terkolaborasi.

Simulasi, diikuti dari Denzipur 8/GM, Kodim 1006 Martapura, Sat Samapta Polres Banjarbaru, Manggala Agni Kalsel, BPBD Provinsi Kalsel dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Diketahui, hampir setiap tahun pada saat musim kemarau Kalsel, khususnya di daerah Guntung Damar sekitar lokasi Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru selalu adanya yang terbakar.

Wakapolda juga berharap masyarakat turut membant dengan tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca