SuarIndonesia – Sebelumnya sudah dilaksanakan seleksi tenaga khusus penanganan covid-19, namun masih kurang sehingga ditambah kembali sebanyak 60 orang.
Para tenaga khusus tersebut akan ditempatkan di RS Ulin dan RS Ansari Saleh. Formasi yang diseleksi perawat 43 orang dengan kualifikasi pendidikan S-1 keperawatan.
Perawat 4 orang kualifikasi pendidikan D-3 keperawatan, dokter umum 7 orang kualifikasi pendidikan dokter umum, dokter spesialis 5 orang kualifikasi pendidikan dokter spesialis paru, pranata laboratorium kesehatan 1 orang kualifikasi pendidikan D-3 analis kesehatan.
Dirut RSUD Ansari Saleh, Dr. Izaak Zoelkarnain Akbar, mengatakan dari 60 formasi tenaga khusus pihaknya hanya mendapatkan satu alokasi yaitu pranata laboratorium kesehatan, sedangkan selebihnya ditempatkan di RSUD Ulin.
Menurut Izaak, pihaknya mendapatkan alokasi yang cukup banyak pada tahap 1 yaitu 43 orang terdiri dari dokter, perawat, pramusaji gizi, dan sekuriti
“Tahap 1 tambahan di Ansari Saleh cukup banyak jadi tahap 2 tidak dapat lagi. Tambahan tahap 2 ini tenaga laboratorium saja karena sekarang kami punya PCR,” katanya.
Proses seleksi sedang memasuki tahapan verifikasi berkas dan wawancara oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel.
“Terdapat 60 formasi yang sedang kami seleksi. Rekrutmen ke dua ini untuk menggenapkan tenaga sebelumnya,” ujar Kepala BKD Kalsel, Sulkan, Kamis (9/7/2020).
Tenaga khusus akan dikontrak tiga bulan, namun akan diperpanjang tiga bulan kembali jika pandemi masih ada.
“Kami merancang masa kerja satu tahun, tapi kontraknya diperpanjang per tiga bulan. Jika pandemi masih ada maka kontraknya berlanjut,” urainya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















