TARGET RAMPUNG 3 Tahun Proyek Jembatan “Multiyears” di Kalsel, Segini Lagi Diperlukan Anggaran

- Penulis

Rabu, 1 Januari 2025 - 22:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek ini ditinjau Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, Rabu (1/1/2025). (SuarIndonesia/Ist)

Proyek ini ditinjau Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, Rabu (1/1/2025). (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Target tiga tahun rampung, proyek “Multiyears” (pelaksanaan pekerjaan mengikat dana anggaran untuk masa lebih dari satu tahun yakni Jembatan Batulicin- Kotabaru.

Proyek ini ditinjau Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, Rabu (1/1/2025).

Proyek di Tanjung Serdang Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kotabaru.

Peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jembatan sepanjang 3,75 kilometer dan paling dalam kurang lebih 20 cm.

Dalam peninjauan turut didampingi Sekdaprov, Roy Rizali Anwar, Plt. Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib serta jajaran pejabat lainnya.

“Masih dikerjakan, tetapi sebenarnya sudah habis waktu maka denda hingga harus selesai sampai 50 hari.Semoga, tahun depan bisa segera tuntas dilaksanakan cepat,” ucap gubernur.

Tahap awal ini dilakukan pembangunan  pondasi, dan  akan dikerjakan sekitar 350 meter sertatelah dikerjakan sebelumnya 400 meter.

“Jadi total 750 meter yang sudah dibangun dalam pengejaran proyek jembatan Pulau Laut,” tambah gubernur.

Iaberharap pengerjaan jembatan tidak ada hambatan dalam pembangunan infrastrukturnya.

“Saya berharap  bisa cepat selesai. Target 3 tahun jembatan Pulau Laut sudah bisa dinikmati masyarakat Kalsel,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri LH, Hanif Faisal Nurofiq menegaskan bahwa jembatan Pulau Laut ini sangat penting digarap untuk masyarakat Kalsel, bahkan regional di pulau Kalimantan.

Menurutnya, ini menjadi pintu masuk dan keluarnya lintas perdagangan ke depannya.

“Kalau sungai di Banjarmasin itu telah terlaporkan bahwa disimentasi hampir 400 meter per kubik dan per harinya.

Dan dikerjakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui PT. Ambapers itu hanya mampu 100 ton per hari, jadi masih tersisa 300 ton per kubiknya itu,” jelas Hanif.

Baca Juga :   TERAFILIASI GEMBONG Fredy Pratama, Polda Kalsel Sita 70,6 Kg Sabu dan 12.206,5 Ekstasi

Lalu, pendangkalan Sungai Barito  menjadi masalah dalam perairan di pelabuhan Banjarmasin.

Hanif menyebut pemulihan itu relatif lama, sehingga diperlukan jembatan Pulau Laut ini disegerakan.

Hanif mengatakan, Jembatan Pulau Laut sebagai alternatif dalam meningkatkan sektor perekonomian warga Kalsel.

Sebab, kedalaman air di pulau ini sangat mampu menampung sejumlah kapal-kapal industri.

“Kita bisa membayangkan, kalau ini jadi Jembatan Pulau Laut maka pintu masuk dan keluarnya terjadi di sini.

Dan Pemprov Kalsel telah mendesain sedemikian rupa, tinggal eksekusi saja lagi,” ungkap Hanif.

Sesangkan Plt. Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib menjelaskan bahwa pembiayaan pengerjaan proyek Jembatan Pulau Laut ini akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat.

Sebab telah diusulkan menjadi PSN. Tahun 2024 ini telah dianggarkan 200 Milyar dari sisi Batulicin, kemudian sisi Kotabaru sekitar 300 Milyar.

“Tahun 2025, telah kita anggarkan 300 Milyar sisi Batulicin dan 450 Milyar sisi Kotabaru, jadi total 1,2 Triliun.Sementara diperlukan 5.9 Triliun, sehingga kita perlu lagi sekitar 4,7 Triliun,” ungkap Yasin Toyib.

Yasin Toyib menerangkan bahwa sebenarnya dengan target penyelesaian infrastruktur pembangunan Jembatan Pulau Laut dapat dikerjakan 2 tahun saja.

Lantaran, menurutnya karena pembiayaan yang cukup besar tadi maka menjadi pertimbangan hingga 3 tahun.

“Insyaallah, 2029 akan selesai Jembatan Pulau dan dapat dinikmati masyarakat. Tentunya kawasan ini akan menjadi pelabuhan besar nanti,” tutupnya. (AP/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca