TANPA PEMAIN Naturalisasi di Timnas U-22

- Penulis

Jumat, 12 Februari 2021 - 23:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas u-22 Indonesia besutan Shin Tae-yong sedang berlatih di Lapangan D, Senayan, Jakarta.(FOTO/BOLASPORT.COM)

 

SuarIndonesia – Dari 35 pemain timnas U-22 Indonesia yang menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta, tak ada satu nama pun pemain naturalisasi yang dipanggil.

Ini menjadi pemandangan baru di timnas U-22 Indonesia daripada saat pemusatan-pemusatan sebelumnya.

Pada kesempatan kali ini, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak memanggil pemain naturalisasi sama sekali untuk skuad timnas U-22 Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu sepenuhnya memanggil para pemain asli Indonesia dari timnas U-19 hingga pemain senior.

Beberapa nama pemain senior seperti Adam Alis dan Kushedya H Yudo juga ambil bagian dalam TC tersebut.

Padahal beberapa pemain senior tersebut bisa dibilang tak lagi muda dan usianya juga berada di atas 25 tahun.

Tentu saja ini terasa baru untuk timnas Indonesia.

Padahal kalau dilihat dari pelatih-pelatih sebelum Shin Tae-yong kebanyakan selalu memanfaatkan pemain naturalisasi yang ada.

Bahkan awal-awal membentuk timnas senior untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga Shin Tae-yong tak melewatkan beberapa nama pemain naturalisasi seperti Ilija Spasojevic dan yang lainnya.

Namun, pada persiapan menuju SEA Games 2021 ini benar-benar baru dan tak ada satu nama pemain naturalisasi pun yang dipanggilnya.

Dengan pemandangan baru ini, BolaSport.com pun mencari tahu apa alasan dan jawaban dari PSSI terkait hal ini.

Baca Juga :   KPU RI: Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Sudah 99%

Enggan berbicara banyak, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan PSSI sepenuhnya memberikan wewenang kepada Shin Tae-yong dalam memilih pemain.

“Iya memang pemain senior juga. Tapi kalau terkait pemanggilan dan pemulangan pemain itu tanggung jawab dan kewenangan pelatih,” ujar Indra Sjafri, dikutip dari BolaSport.com, Kamis (11/2/2021).

“Jadi iya mau ada atau tidak adanya pemain naturalisasi itu sepenuhnya kami serahkan kepada pelatih,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut mantan pelatih timnas U-23 Indonesia itu apabila ingin tau apa alasan mendasar kenapa tak ada pemain naturalisasi sama sekali, ia menyarankan agar bertanya langsung kepada Shin Tae-yong.

Sehingga PSSI hanya bisa memfasilitasi dan memberikan kenyamanan untuk apa yang diperlukan dan diminta oleh tim pelatih.

Hal ini juga yang sudah ditekankan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bahwa semua keputusan terkait timnas Indonesia berada ditangan Shin Tae-yong.

Sementara itu, skuad timnas U-22 Indonesia sendiri dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games 2021 yang rencananya bergulir November mendatang, di Hanoi, Vietnam.

Para pemain dipersiapkan sejak dini lantara kompetisi di Indonesia mandek dan juga timnas U-22 ditargetkan untuk bisa meraih medali emas.(BolaSport/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan
KASUS ANDRIE YUNUS: Empat Anggota TNI Divonis 1,5–3 Tahun Penjara
OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK
HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca