SuarIndonesia – Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar akan melakukan penataan sampah di sepanjang Jalan A Yani dari Kmi 6 sampai Km 18 dan Jalan Gubernur Soebarjo.
Di tengah keterbatasan dana karena tersedot penangan covid-19, pemerintah akan melibatkan pihak perusahaan swasta membantu melalui CSR.
“Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Banjar, kebetulan kemarin kami rapat bersama Sekda setempat,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, belum lama tadi.
Salah satu kekurangan penataan sampah di kawasan tersebut karena kurangnya fasilitas seperti TPS atau trak sampah, sehingga masyarakat juga membuang sampah di badan jalan yang pada akhirnya membuat kesan kumuh kota.
Atas dasar itu pihaknya mencoba menggandeng perusahaan di sepanjang Jalan A Yani untuk membantu melalui CSR. Selain sepanjang Jalan A Yani hal tersebut juga akan diberlakukan di Jalan Gubernur Soebarjo.
“Sepanjang jalan tersebut kan banyak perusahaan, minimal mereka membantu menyiapkan fasilitas di lingkungannya sendiri.
Jika masing-masing bahu membahu seperti itu maka penanganan sampah bisa kita selesaikan,” bebernya.
Jika pengelolaan sampah di dua titik itu dapat dibereskan, Hanifah yakin akan menjadi contoh bagi daerah yang lain.
Terlebih Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga akan mendukung segala upaya jangka pendek, menengah, dan panjang dalam penanganan sampah.
“Pelibatan masyarakat, komunitas, serta peran swasta menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah ini,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















