SuarIndonesia – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring penanganan covid di Banua Enam, Senin (25/5/2020) lalu.
Pada kunjungan yang dipimpin Ketua Harian GTPP Kalsel, Abdul Haris Makkie, tersebut juga dibahas urunan dana penanganan covid-19.
Haris meminta seluruh kabupaten/kota dapat menganggarkan dana sebesar Rp100 miliar, sehingga nanti dapat terkumpul Rp 1,3 triliun.
“Dana tersebut nantinya ditambah dengan anggaran provinsi sebesar Rp700 miliar, sehingga totalnya menjadi Rp2 triliun untuk penanganan covid,” kata Haris saat melakukan monitoring dan evaluasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Menurut Haris, meski tidak tahu sampai kapan pandemi akan berakhir, namun pihaknya memiliki target penyelesaian.
“Dalam menangani covid perlu kita target. Bulan depan akan melakukan apa, bulan depannya melakukan apa lagi. Sekali lagi kita perlu target dan itu sudah kami siapkan,” katanya.
Pria yang juga menjabat Sekdaprov Kalsel, ini menyebut pada bulan Juli
tracing dan testing akan dilaksanakan besar-besaran. Pada Agustus diharapkan pandemi sudah melandai.
“Juni hingga Juli akan dilakukan tracing dan testing, diharapkan Agustus grafik kita melandai,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















