TAMAN Nasional Meratus, Lama Digagas Kini Seakan ‘Redup Gaungnya’

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Taman Nasional (TN) Pegunungan Meratus, sudah lama digagas.

Kini seakan ‘redup gaungnya’, bahkan  pembentukan tersebut masih belum rampung.

Sisi lain dari keterangan, Pemprov Kalsel terus mengupayakannya.

Rencana itu pembentukan TN Pegunungan Meratus Mencakup wilayah di Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Banjar, dan Kotabaru.

“Nanti akan dilanjutkan dengan penelitian oleh tim terpadu pada bulan yang sama.

Jika semua proses berjalan sesuai rencana, keputusan Menteri LH terkait status Pegunungan Meratus sebagai Taman Nasional diperkirakan akan keluar pada Desember 2025,” jelas Kadishut Kalsel, Fatimatuzzahra, pada Senin (24/3/2025)

Proses pembentukan TN Meratus masih dalam beberapa tahapan penting.

Pada September 2024 telah dilakukan penyusunan data dan informasi sebagai dasar kajian.

Berdasarkan Peraturan Daerah RTRWP Kalsel Nomor 6 Tahun 2023, kawasan Pegunungan Meratus seluas 504.000 hektare ditetapkan sebagai pusat keanekaragaman hayati dengan fokus pada perlindungan ekologi, geologi, dan antropologi.

Dari hasil penapisan yang dilakukan Dinas Kehutanan Kalsel dan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), disepakati bahwa 119.000 hektare di kawasan pegunungan ini berpotensi untuk ditetapkan sebagai Taman Nasional.

Baca Juga :   DEWAN KALSEL Sambangi Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR soal Jalan Banjarbaru-Batulicin

Kemudian rapat kajian kebijakan pengelolaan Pegunungan Meratus di bulan yang sama.

Lalu pada Oktober 2024, Gubernur Kalimantan Selatan mengajukan permohonan perubahan fungsi kawasan kepada Menteri LHK, yang mencakup surat permohonan, peta kawasan, proposal pengajuan, dan surat pernyataan.

Selanjutnya, pembentukan tim terpadu Kementerian Kehutanan diperkirakan akan dilakukan pada Juni 2025 setelah menunggu pengalokasian anggaran. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
MAERAUNG Fight Tournament Volume III 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca