SuarIndonesia -Tak mengenakan baju, pria bertato dengan membawa senjata tajam (sajam) masuk di tengah Aksi penolakan UU Omnibus Law atau cipta kerja di depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (8/10/2020).
Alasannya kesulitan melintas di kawasan itu karena terhalang banyaknya para mahasiswa yang demontrasi.
Pria asal Martapura Kabupaten Banjar ini malah masuk bergabung dengan mahasiswa dan menjadi perhatian’ karena aksinya yang nyeleneh.

Pria berusia 21 tahun ini nekad melepaskan baju dan memperlihatkan senjata tajam jenis mandau yang diikatkan ke pinggangnya.
Tak pelak, aksi Muhammad Adi Suhada ini menjadi perhatian petugas kepolisian dan mahasiswa langsung diamankan.
Saat dimintai keterangan, Adi mengatakan bahwa ia ingin membubarkan demo itu karena masyarakat tidak bisa lewat. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















