TA 2025, 16.000 Siswa Terima Manfaat Sekolah Rakyat

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 23:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (berdiri depan) menjelaskan berbagai manfaat Program Sekolah Rakyat di hadapan para calon siswa dan orang tua dalam kunjungan kerja di BLK Kalsel, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (22/9/2025). (SI/ANTARA/Tumpal A Aritonang)

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (berdiri depan) menjelaskan berbagai manfaat Program Sekolah Rakyat di hadapan para calon siswa dan orang tua dalam kunjungan kerja di BLK Kalsel, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (22/9/2025). (SI/ANTARA/Tumpal A Aritonang)

SuarIndonesia — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut sekitar 16.000 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) bakal menerima manfaat Program Sekolah Rakyat pada Tahun Anggaran (TA) 2025.

Mensos dalam kunjungan kerja Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (22/9/2025), mengatakan 16.000 siswa itu akan mendapatkan akses pendidikan gratis yang tersebar pada 165 titik se-Indonesia.

“Dalam program ini perlu saya tekankan, bahwa sistem di sekolah ini ada yang sama dan ada yang tidak sama dengan sekolah pada umumnya,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Mensos menuturkan para siswa merupakan anak-anak yang memiliki keistimewaan beragam dengan kejeniusan serta minat bakat yang berbeda-beda.

Dalam sistem pembelajaran Sekolah Rakyat, Mensos menegaskan bahwa guru pengajar tidak memaksakan seorang anak harus memiliki kemampuan yang diajarkan pada sekolah umum.

“Jadi, anak ini bakatnya apa, minatnya apa, itu yang lebih diperhatikan. Tidak memaksakan dia harus bisa segala hal, tidak, kita didik sesuai minat dan bakatnya,” kata Mensos Saifullah Yusuf, dikutip SuarIndonesia dari AntaraNews, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :   PASCA KEBAKARAN, Pelabuhan Trisaksi Tetap Beroperasi Normal

Mensos menjelaskan keistimewaan utama anak-anak di Sekolah Rakyat adalah mereka berasal dari keluarga dengan ekonomi lemah, namun memiliki niat dan cita-cita tinggi untuk menempuh pendidikan.

Karena itu ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga yang belum beruntung, kurang mampu, keluarga yang dalam istilah statistik masuk dalam kategori miskin atau miskin ekstrem.

“Anak-anak yang istimewa serta memiliki kejeniusan sendiri. Mereka dari yang kurang beruntung dalam pendidikan, kita hadirkan Program Sekolah Rakyat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
MAERAUNG Fight Tournament Volume III 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
LAKA LANTAS, Motor-Gerobak Pedagang Makanan Ditabrak Mobil

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:08

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Berita Terbaru

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

SH, Nenek 70 tahun di Kotawaringin Timur ditangkap karena diduga mengedarkan sabu-sabu. (Foto: Humas Polres Kotim)

Hukum

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:08

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan jajaran meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:48

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca