Suarindonesia – Motivator pemuda ternama yang cukup handal Indonesia Syafii Effendi dalam seminar Character Building National yang berlangsung di Gedung Mahligai Banjarmasin, Minggu (28/07/2019) sore mengajak pemuda tepat membaca peluang damn terus semangat dan jangan cepat putus asa.
Bahkan peraih rekor MURI dengan frekuensi seminar motivasi terbanyak di dunia, Syafii Effendi dalam seminar memaparkan tiga hal yang menyebabkan manusia mengalami kondisi kemiskinan pada umunya adalah Ketidaktahuan, Ketakutan, dan Dosa.
Jadi, menurutnya, ketiga hal tersebut mampu memberikan manusia yang akhirnya berujung pada kemiskinan dan kesialan.
Karena itulah harus memperkokoh dan membangun ekonomi, katanya saat membakar semangat 1400 Pemuda Banjarmasin saat mengikuti seminar nasional.
“Bayangkan ketidaktahuan ini seperti kebodohan yang harus dibuang, karena bagaimanapun penyebab utama kemiskinan adalah kebodohan,” ucapnya yang disambut tepuk tangan, di sela-sela memberikan motivasi kepada 1.400 siswa-siswa dan mahasiswa se Kota Banjarmasin.
Kedua, ujar Syafii, ketakutan membuat hidup manusia menjadi miskin. Ia juga menjelaskan ketakutan meliputi dari rasa khawatir terhadap resiko dari suatu proses.

Oleh karena itu baginya rasa khawatir harus dijauhkan dari benak diri anak manusia terlebih saat berada pada usia produktif.
Ia coba menggambarkan resiko yang sebenarnya tidak ada. “Ingat ketika kita masih kecil belum bisa naik sepeda, pasti yang terpikir itu resikonya jatuh, tetapi ketika sudah bisa lalu apa yang terjadi, biasa aja kan gak ada resiko, katanya dengan santai,” katanya.
Bahkan, pengusaha muda yang sempat kuliah di DO ini, juga mengajak pemuda untuk menggantungkan cita-citanya dengan bekerja keras bukan mengkhayal saja. Karena tindakan jauh penting dan berharga jika menulis khayalan dan tak bersikap.
Sedangkan menurut Syafii, hal ketiga yang membuat hidup manusia didera kemiskinan adalah Dosa. Ia berasumsi dosa yang paling menghampiri usia produktif adalah melakukan zina yang dibungkus dalam istilah pacaran.
“Intinya raih cita-cita dan tebalkan kantong dari pada zina dibungkus pacaran,” katanya.
Khusus masalah Dosa, Syafii mengatakan jangan terpaku pada pacaran yakni juga pada kebohongan yang dilakukan demi mementingkan gengsi. Ia berasumsi gengsi tidak akan membawa seorang manusia pada kesuksesan. “Maka jangan sampai gengsi mengekang rezeki dari kita semua,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Pelaksana Seminar Motivasi Nusantara yang dilaksanakan oleh Wira Usaha Muda Nusantara (Wimnus) Kota Banjarmasin, Rian Andriawan mengatakan seminar hari ini diikuti oleh 1.400 siswa dari seluruh SMA sederajat dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Banjarmasin.
“Pemuda jangan diberi uang tetapi berikan peluang. Dan untuk mendorong mereka mengikuti kegiatan ini kita ajak secara persuasif melalui pendekatan emosional dengan berkunjung ke sekolah dan kampus kampus di Banjarmasin ini,” demikian Ketua Pelaksana Seminar Wimnus Kota Banjarmasin, Rian Andriawan.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















