Sultan Banjar dan Habib Banua, Sinergitas Kandidat Legislator dan Senator

Sultan Banjar dan Habib Banua, Sinergitas Kandidat Legislator dan Senator

Suarindonesia – Habib Abdurrahman Bahasyim atau yang lebih dikenal dengan panggilan Habib Banua, Selasa (25/12/2018), mengunjungi kediaman Sultan Banjar Pangeran Khairul Saleh di Banjarmasin untuk silaturrahmi.

Pertemuan sobat kental yang lama tidak bersua itu diwarnai perbincangan soal kemaslahatan banua. Terutama menyangkut upaya pemerintah mensejahterakan orang banua.

Sebagai salah satu provinsi penghasil sumber daya alam terbesar di Indonesia, keduanya prihatin kompensasi yang didapat jauh sekali dari kontribusi yang diberikan untuk negara ini.

Ambil gambaran, kata Sultan Banjar, dari royalti batubara sebesar 13 persen, hanya 2 persen yang diterima daerah penghasil.

“Kita jangan jadi sapi perahan!” tandas Habib Banua menimpali.

Keduanya sepakat perlu perjuangan keras dari wakil-wakil rakyat daerah ini yang ada di pusat, baik dari legislator atau anggota DPR-RI maupun senator atau DPD-RI asal daerah pemilihan Kalsel.

“Kita jangan hanya diam,” kata Habib Banua yang biasanya bersuara nyaring soal kepentingan daerah.

“Harus berjuang menyuarakan kesejahteraan rakyat,” imbuh Pangeran Khairul Saleh.

Pangeran Khairul Saleh mantan Bupati Banjar dua periode ini rajin turun ke masyarakat bawah untuk menjemput aspirasi menginginkan tingkat kesejahteraan yang meningkat di banua ini.

Begitu Habib Banua berharap dengan pengalaman Pangeran Khairul Saleh menjadi bupati, selain bisa memperjuangkan masalah kesejahteraan Orang Banua, juga soal infrastruktur lebih bagus dari sekarang agar tidak ketinggalan dengan Pulau Jawa.

Habib Banua yang selalu membaur dengan kalangan masyarakat bawah mengatakan, dirinya bisa bersinergi dengan Sultan Banjar.

Ketika ditanya Suarindonesia, apakah akan lanjut berduet ke Kalsel 1 dan 2 di 2021? Keduanya tersenyum penuh makna. (RA)

 578 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: