STUDI KOMPARATIF Pemko Banjarmasin di SMA SPI, Batu, Jatim

- Penulis

Kamis, 31 Oktober 2019 - 20:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sekolahnya Gratis, Siswanya dari Seluruh Nusantara, termasuk dari Kalsel. SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Jawa Timur sontak menjadi populer setelah media nasional mengangkatnya menjadi hot topic dalam pemberitaaan.

Tak hanya lantaran misi kemanusian di mana para siswanya tidak dipungut biaya saat bersekolah di sana, tetapi juga karena segudang pretasinya.

Halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Pandanrejo No 1 Bumiaji, Kota Batu ini, Rabu (30/10) pagi terlihat dipenuhi para siswa dan dewan gurunya.

Keberadaan mereka di tempat tersebut untuk menunggu kedatangan tamu istimewa, yang akan melakukan studi komparatif.

Tamu itu adalah Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Saat mobil yang ditumpangi orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai tiba di depan gerbang sekolah, Kepala SMA Selamat Pagi Indonesia, Risna Amalia Ulfa, beserta beberapa alumni sekolah dan para guru serta siswanya langsung menyambutnya.

Usai acara penyambutan sederhana dilakukan, rombongan kemudian diajak menuju ke sebuah bus mini yang akan membawa seluruh rombongan menuju gedung sekolah SPI, yang berjarak cukup jauh dari gerbangnya.

Tak banyak kata yang keluar dari mulut H Ibnu Sina saat melihat pemandangan lingkungan sekolah yang terlihat rapi dan teratur.

Ia sepertinya kagum dan sesekali menganggukkan kepalanya, saat Risna Amalia Ulfa menjelaskan berbagai hal yang mereka jumpai dalam perjalan menuju gedung sekolah.

Sesampainya di depan gedung sekolah yang dituju, H Ibnu Sina dan rombongan dipersilakan beristirahat sejenak, sambil menikmati hidangan kuliner hasil olahan para siswa dan siswi sekolah tersebut.

Baca Juga :   UJI KOMPETENSI Bahasa Inggris di Polda Kalsel

Sekolah SPI, didirikan pada 1 Juni 2007. Pendirian sekolah tersebut digagas oleh top leader High Dessert, sebuah perusahaan pemasaran berskala lokal, Julianto Eka Putra.

Bernaung di bawah Yayasan SPI, sekolah tersebut akhirnya terbentuk. Misi dari sekolah yang mengratiskan seluruh biaya bagi para siswanya itu adalah mengembangkan potensi anak bangsa, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab dengan skill yang mumpuni.

Selain diajarkan tentang berbagai macam pelajaran teoritis, para siswanya juga diajarkan cara bercocok tanam dan mengelola peternakan yang ada di sekolah tersebut.

Nah, dari sekian banyak siswa yang bersekolah di sana, satu di antaranya adalah Ika. Dara cantik berusia 16 tahun asal Kabupaten Balangan, Provinsi Kalsel ini, sudah 1,5 tahun bersekolah di SPI.

Dan kepada H Ibnu Sina, ia menyatakan akan kembali ke Banua setelah menyelesaikan studinya di SPI. Ternyata ada siswa dari Kalimantan Selatan tepatnya dari Kabupaten Balangan. Namanya Ika dan sudah satu setengah tahun di sini, rencananya sampai 3 tahun ia di sini.

Lalu apa cita-cita Ika?/Masih menurt H Ibnu Sina, pelajar kelas XI itu memiliki cita-cita yang cukup mulia yakni menjadi pengusaha kuliner khususnya pembuat kue.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca