SuarIndonesia – Stok vaksin Covid-19 di Kalsel mengalami kekosongan, sama seperti beberapa provinsi lainnya. Kendati begitu, setelah membuat usulan dalam waktu dekat provinsi ini akan mendapatkan relokasi dari provinsi lain yang kelebihan stok vaksin.
“Jumlahnya memang kecil sekitar 650 dosis, tapi setidaknya bisa digunakan untuk melanjutkan program vaksinasi,” kata Kepala Dinkes Kalsel, Dr. Diauddin, Selasa (4/10/2022).
Menurut pria yang akrab disapa Dia, ini capaian target vaksinasi booster atau dosis 3 masih perlu digenjot. Secara persentase capaiannya masih cukup rendah, di kisaran 22 persen.
“Capaian vaksinasi dosis 4 secara persentase yang tinggi, lebih 30 persen. Memang jumlah sasaran dosis 4 karena hanya untuk tenaga kesehatan lebih rendah jika dibanding dosis 3,” katanya.
Dikatakan Dia, sementara waktu program vaksinasi dihentikan. Program tersebut digenjot kembali apabila dosis relokasi sudah tiba.
“Nanti bebas saja mau digunakan untuk dosis 1, 2, 3, atau 4. Flexibel saja tergantung kebutuhan,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















