STANDAR Baku Mutu, PD PAL Rutin Ambil Air Sampel Limbah

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2020 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guna memastikan air limbah yang dibuang PD PAL sesuai standar baku mutu yang dipersyaratkan, PD PAL milik Pemko setiap hari mengambil sampel untuk diteliti tingkat standar dan kelayakan sebelum dibuang ke sungai.

“Kami melakukan penelitian ini setiap hari kemudian hasilnya menjadi dokumen, dan laporan manajemen PD PAL sebelum hasil pengolahan air limbah dibuang maupun diolah di penampungan yang kini sudah mulai dipakai DLH untuk menyiram tanaman,’’ ucap Direktur PD PAL Kota Banjarnmasin H Rahmatullah SE kepada awak media, Rabu (15/01).

Didampingi Aulia alumni Kampus State University Of New York AS, mantan Direktur Umum PDAM ini juga memaparkan bahwa air limbah yang dihasilkan sebanyak 10 liter per detik setiap hari ini sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk air baku dalam pengolahan air bersih jika di luar negeri.

Namun kini, sampai sekarang ini air pengolahan dari PD PAL belum bisa dimanfaatkan kecuali mereka yang memesan untuk tanaman. Padahal segi kualitas dan standar sebenarnya air olahan PD PAL selain cukup bersih juga tak membahayakan, dan buktinya banyak tumbuh-tumbuhan yang hidup subuh dengan siraman air tersebut.

Baca Juga :   SISWA SDN Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Diedukasi Pembuatan Sasirangan

Begitu juga banyak aneka ikan yang ditabur tumbuh dan berkembang cukup besar, sehingga hal ini menunjukkan bawah air sebelum dibuang benar-benar memenuhi standar yang aman.

Hal ini juga diperkuat Aulia, tim yang bertanggungjawab masalah air limbah sebelum dialiran ke sungai.

Lulusan dari State University of New York ini mengatakan bahwa pihaknya meski banyak tawaran bekerja tetapi masih setia dengan pekerjaan yang diamanahkan menjadi peneliti air limbah di perusahaan milik Pemko Banjarmasin.

“Kami ngak pernah terpikir untuk bekerja di lain perusahaan karena sejak pulang sampai sekarang kami ingin bagaimana ilmu yang saya dapat bermanfaat dan mengabdi ke daerah kelahiran saya,’’ demikian Aulia yang pernah mendapatkan beasiswa soal air limbah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca