SINKRONISASI Data Covid-19, Ibnu Utus Kadinkes ke Jakarta

- Penulis

Senin, 13 September 2021 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bakal mengutus Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Machli Riyadi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk memastikan kecocokan data.

Bukan tanpa sebab, perbedaan data hasil evaluasi penerapan PPKM antara Dinas Kesehatan Banjarmasin dengan Kemenkes 6 September lalu, membuat kota berjuluk seribu sungai ini kembali bertahan di level 4 selama dua pekan.

“Besok (14/09/2021), saya mengutus Kadinkes ke Kemenkes di Jakarta untuk berkoordinasi sinkronisasi data. Semoga saat evaluasi terakhir nanti tidak ada lagi perbedaan,” ucap Ibnu saat ditemui awak media di sela penyerahan bantuan kebakaran di Kelurahan Banua Anyar, Senin (13/09/2021).

Ibnu membeberkan, perbedaan data evaluasi sempat menjadikannya pertanyaan jajarannya. Pasalnya pada saat itu, Ia meyakini bahwa kota Banjarmasin sudah bisa turun level, setidaknya ke level 3.

“Kita harapkan dengan koordinasi mencocokan data itu, ketika diumumkan tidak ada lagi perbedaan. Bahkan kalau bisa Banjarmasin sudah bisa turun ke level 2,” pungkasnya.

Lantas, bagaimana perkembangan kasus Covid-19 di Banjarmasin sekarang?

Terkait hal itu, Ibnu mengklaim bahwa kasus aktif di Banjarmasin sudah benar-benar melandai. Bahkan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Suriansyah tinggal beberapa orang.

Meski demikian, ia tetap mengimbau kepada warga Banjarmasin agar tidak lengah dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes).

Bagi warga yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) namun di rumahnya tidak memungkinkan, bisa datang ke Isolasi Terpusat (Isoter) di Jalan Batu Besar.

“Kasus kita sudah landai sekali. Kalau ada yang sakit segera periksa ke RS. Di RSUD Sultan Suriansyah juga tinggal beberapa pasien. Padahal kita siapkan 125 tempat tidur,” klaimnya.

Mengutip data yang dirilis Dinas Kesehatan Banjarmasin di akun Instagram, kasus aktif covid-19 tertanggal 12 September 2021 berjumlah 304.

Sedangkan Isolasi Mandiri berjumlah 66 orang, Isolasi Khusu 0 dan Isolasi RS berjumlah 238 orang.

Baca Juga :   LAGI AMUK API di Banjarmasin, Giliran di Kawasan Pembangunan

Diketahui sebelumnya. Kota Banjarmasin masih masuk dalam 23 kabupaten/Kota yang diusulkan PPKM level 4 di luar pulau Jawa – Bali oleh KPC- PEN.

Dari hasil tiga indikator transmisi komunitas versi KPC-PEN, kasus Covid-19 di Banjarmasin sebesar 42,29/100 ribu penduduk.

Kemudian rawat inap RS 40,27/100 ribu penduduk. Lalu yang terakhir kematian 1,96/100 ribu penduduk.

Selanjutnya dari hasil tiga indikator kapasitas respon, testing atau positivity rate Banjarmasin di angka 5,67 atau berstatus sedang. Lalu Tracing di angka 3,36 atau berstatus terbatas. Dan terakhir Treatment di angka 30,49 atau berstatus memadai.

Kesimpulannya, dari hasil asesmen itu, Banjarmasin masih bertahan di level 4. Terhitung mulai dari tanggal 07 S/D 20 September 2021.

Berbeda dengan hasil evaluasi Dinas Kesehatan Banjarmasin, terkait perkembangan kasus Covid-19 terhitung sejak tanggal 30 Agustus s/d 05 September 2021.

Di mana kasus mingguan dari tanggal 30 Agustus s/d 05 September lalu, berjumlah 278 kasus. Dengan rata-rata 39,71 per 100 ribu penduduk. Itu berarti, meletakkan Banjarmasin di level 2.

Kedua, kasus perawatan per pekan di tanggal yang sama, berada di angka 123,29 dengan kasus rata-rata 17,61 per 100 ribu penduduk. Yang berarti, meletakkan Banjarmasin di level 3.

Indikator terakhir, yakni jumlah keterisian tempat tidur per pekan. Dari sembilan rumah sakit rujukan yang ada di Banjarmasin, yang terisi hanya sebanyak 123 tempat tidur. Posisinya berada di level 2. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18