SETELAH GUBERNUR Disuntik Vaksin Covid, Menyusul 27 Ribu Tenaga Kesehatan di Kalsel

SETELAH GUBERNUR Disuntik Vaksin Covid, Menyusul 27 Ribu Tenaga Kesehatan di Kalsel

SuarIndonesia – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, adalah orang pertama di Kalsel yang merasakan suntikan vaksin asli China yang dikeluarkan oleh Sinovac tersebut, Kamis (14/1/2021).

Selain Sahbirin, 9 orang lainnya yang terdiri dari forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan perwakilan milenial, juga menjalani pencanganan vaksinasi covid di Gedung Mahligai Pancasila tersebut.

Pria yang akrab disapa Paman Birin, itu menerima suntikan dari vaksinator terlatih yang sudah disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel.

Orang nomor 1 di Banua tersebut mendapatkan suntikan pada lengan kirinya.

Ia mengatakan kepala daerah harus mampu menjadi pelopor bagi rakyat agar dapat dengan cepat menangani penyebaran covid.

“Rasanya sakit-sakit nyaman.

Sama saja seperti vaksinasi lainnya seperti vaksin haji, jadi tidak ada yang perlu ditakuti,” kata Paman Birin.

Sebelum disuntik vaksin, Paman Birin dan yang lain terlebih dahulu melewati 4 meja pemeriksaan.

Pada  meja pertama penerima vaksin melakukan pendaftaran dan verifikasi daftar melalui aplikasi Pcare Vaksinasi (pada komputer/laptop/HP).

Kemudian, di meja kedua petugas kesehatan melakukan anamnesa kepada si penerima. Meliputi pemeriksaan sederhana yaitu suhu tubuh dan tekanan darah, data si penerima diskrining dan diinput petugas guna melihat hasil apakah penerima bisa melakukan vaksinasi atau tidak.

Selanjutnya, di meja ketiga mulailah dilakukan penyuntikan vaksin apabila si penerima dianggap memenuhi kriteria penerima vaksin dalam pengecekan anamnesa.

Terkahir, di meja keempat dilakukan pencatatan dan si penerima akan diminta menunggu sampai 30 menit sebagai antisipasi apabila terjadi reaksi yang tidak diinginkan.

Setelah 30 menit berakhir maka si penerima akan menerima kartu vaksinansi sebagai bukti telah mengikuti vaksinasi covid-19.

Vaksinasi covid-19 ini akan disuntikan sebanyak dua kali dalam rentan waktu 14 hingga 28 hari setelah penyuntikan vaksin pertama.

“Hari ini (kemarin, red) kita bersama-sama ikut menjaga daya tahan tubuh dengan cara divaksin, insyaallah akan membawa kita lebih nyaman,” tutur Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kalsel, menambahkan proses pencanangan vaksinasi berjalan lancar dan aman.

“Paman Birin juga terlihat bugar setelah divaksin,” ucapnya.

Pada bagian lain katakan, setelah pencanangan pemanfaatan vaksin dilakukan gubernur dan forkopimda, selanjutnya vaksin yang sama akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kalsel yang jumlahnya tidak kurang dari 27 ribu orang.

Tahap kedua diperuntukan bagi petugas pelayanan publik seperti anggota kepolisian dan TNI, dan lain lain, yang terlibat secara langsung dalam memberikan pelayanan, ditambah kelompok usia lanjut.

Adapun tahap 3 yakni masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya.

Disebutkan Muslim, saat ini terdapat 288 fasilitas kesehatan yang siap melakukan vaksinasi dengan total vaksinator 4.598 orang.

Proses vaksinasi dilakukan melalui tahapan yakni sasaran mendatangi  meja mendaftaran untuk menunjukan e tiket. (ZI)

 

 864 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: