SERAPAN RENDAH, 7 SKPD di Lingkungan Pemko Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2019 - 20:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebanyak 7 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemko Banjarmasin, masing-masing Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Ketahanan Pangan, Disbudpar, Badan Penanggulangan Bencana, Kecamatan Banjar Selatan, Banjar Barat, dan Banjarmasin Timur kinerjanya belum direalisaikan sesuai yang direncanakan atau serapan rendah.

Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi realisasi fisik pembangunan, di aula Kayuh Baimbay, Selasa (22/10/2019) yang dipimpin Wakil Wali Kota Banjarmasin H Hermansyah bersama SKPD se Kota Banjarmasin.

Dengan fakta yang demikian tentunya menjadikan ketujuh SKPD menjadi bahan evaluasi apa yang menjadi penyebab serapan rendah.

Karena itulah petinggi rumah Banjar ini pun langsung memanggil kepala dinas untuk melakukan evaluasi.

“Yang ada ini SKPD belum bisa menghabiskan APBD 2019, bagaimana mau minta lagi untuk 2020. Ini menjadi perhatian kita untuk segera habiskan,” ucap Wawali H Hermansyah dengan nada tinggi.

Politisi PDIP Kalsel ini mengaku tak mempermasalahkan, jika SKPD lalai saat mengelola dana. Namun Herman sangat menyesal melihat kinerja yang SKPD yang seperti itu.

“APBD perubahan ini masih bejalan, itu yang kita genjot untuk segera menggunakan dana sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Disinggung banyaknya dana APBD yang tak terserap dengan melihat banyak program kualitas dan pengerjaan insfratruktur masih kurang. Menurutnya, ada beberapa kendala yang menyebabkan resapan SKPD untuk APBD 2019 sangat rendah.

Salah satunya masih ada SKPD yang kurang mengerti dalam perlaporan anggaran. Harusnya ketika menemui hal begitu. SKPD berkoordinasikan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan bagian keuangan.

“Ini karena adanya selisih yang jauh antara pencapaian pengerjaan program. Walau begitu, ys tetap akan mendorong dan mengevaluasi segala rekam jejak program yang terimplementasi,’’katanya.

Baca Juga :   PENDUDUK Usia Kerja di Kalsel, Agustus 2024 Sebanyak 3,16 Juta

Jadi,diharapkan nantinya akhir tahun semuanya dapat terselesaikan. “Namanya SKPD harus menyesuaikan antara anggaran dan pengerjaan, karena mereka sendiri yang merencanakan kegiatan dan pemegang uang,” katanya.

Bahkan dengan penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang rendah memang secara capaian instansi teknis bagus. Namun ketegori itu bukan menunjukkan negatif dari realisasi dan rencana yang dibikin sendiri dari angka penyusunan rencana.

“APBD Perubahan Resekedul lagi dan sisa sekian 3 bulan berapa persen dan masuk kategori capaian tak sesuai rencana dan rekedul di atas atau belum itu yang perlu disikapi SKPD,’’ ujar mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Khusus pelaksanaan Fisik dan anggaran SKPD melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana BOS. Kedua anggaran ini dikucurkan untuk pemerintah pusat untuk pembangunan daerah. Salah satunya Dinas Pendidikkan kota Banjarmasin, yang telah berhasil menunjukkan progres penyerapan APBD sebesar Rp46 miliar hingga 70 persen.

Menurut Kepala Bidang Pembina SD Disdik Kota Banjarmasin Drs H Nuryadi bahwa pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan setiap program untuk pencapaian realisasi pembangunan fisik.

Nuryadi juga mengaku optimis akan berhasil menyelesaikan realisasi fisik untuk memaksimalkan penyerapan anggaran. “Sudah 70 persen berhasil terealisasi, Insya Allah dua bulan ke depan bisa maksimal,” terangnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji
PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Kamis, 16 April 2026 - 19:26

KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 21:51

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Rabu, 15 April 2026 - 21:50

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca