SEMPAT POSITIF Bacabup, Dinkes Banjar: Setiap Hasil Swab Bukan Jaminan Bebas Covid

- Penulis

Rabu, 9 September 2020 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Usai diberitakan oleh awak media potistif terpapar virus Corona atau Covid-19, kini beredar luas salinan hasil polymerase chain reaction (PCR) milik Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Banjar Andin Sofyanoor di jagat sosial media, Selasa (8/9/2020) malam.

Dalam surat keterangan hasil PCR yang dikeluarkan RS Medistera, Jakarta itu. Andin dinyatakan negatif Covid-19 sesuai hasil laboratorium RT-PCR SAR-CoV2 pada Selasa 8 September 2020 pukul 18.58 WIB.

Bahkan dalam surat itu, Bacabup yang sebelumnya dinyatakan positif oleh tim dokter dam proses pemeriksaan kesehatan Bacalon kepala daerah RSUD Ulin itu melakukan swab test di hari yang sama pukul 12.14 WIB, dengan No Laboratorium : 20056473 dan nomor HIS: CLB/20200908/00229.

Untuk penanggungjawab pemeriksaan Laboratorium di sana tertera nama Dr. George A. Mantiri, MLM (UWA), SpPK Sementara Konsulen Patologi Klinik, Prof. Dr. Suzanna Immanuel, SpPK (K) dan DR. Dr. Tonny Loho, DMM SpPK (K).

Kemudian surat tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Suzanna Immanuel, SpPK (K), selaku spesialis patologi klinik.

Andin dilaporkan positif Covid-19 dari hasil PCR di RSUD Ulin Banjarmasin saat sebelum menjalani tes kesehatan untuk memenuhi syarat pencalonan di Pilbup Banjar pada Minggu (6/9/2020) sore yang lalu.

Saat dikonfirmasi oleh awak media terkait surat hasil PCR dari RS Medistra Jakarta tersebut, dari yang bersangkutan maupun tim pemenangannya Andin akhirnya mengonfirmasi hasil temuan itu.

“Ya, saya sudah pegang salinannya,” ucapnya pada awak media.

Di samping itu, tim pemenangan Andin-Guru Oton yang enggan disebut namanya juga membenarkan hal ini.

“Memang sebelumnya positif. Setelah dilakukan test swab pada pukul 12.14 WIB, hasilnya dikabarkan negatif setelah beberap jam menunggu,” tambahnya.

Hingga hari ini, memang terdapat delapan kontestan di Pilkada Kalsel 2020 yang dilaporkan terpapar Covid-19. Mulai dari Kabupaten Banjar, ada nama bakal pasangan calon bupati via jalur perorangan, Andin Sofyannor – KH Syarif Bustomi, bacalon Wakil Wali Kota Banjarmasin dari jalur perorangan, Habib Ali Al-Habsy, serta bakal calon Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Baca Juga :   PROGRAM Tukar Sampah jadi Sembako, Ini Diminta Berkelanjutan

Sedangkan untuk di Kabupaten Kotabaru, ada nama bapaslon dari jalur independen, yakni Burhanuddin dan Bahrudin. Dan terakhir, dua bakal calon Wakil Bupati Tanah Bumbu, yakni M Rusli, dan Zainal Ariffin.

Menurut Pengamat Hukum Supiansyah Darham, ada celah kecurigaan-kecurigaan bahwa dalam pemeriksaan PCR ini tidak netral.

“Pasalnya yang mengumumkan hanya Ketua KPU Provinsi. Kita belum mendengar ada pernyataan untuk memperkuat statment KPU, seperti adanya surat salinan hasil atau pernyataan dari dokter langsung,” pungkasnya.

Saat ini, PCR atau polymerase chain reaction adalah pemeriksaan laboratorium guna mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus yang digunakan untuk mendiagnosis Covid-19 seperti yang dilakukan tim medis untuk memeriksa para kontestan di Pilkada Kalsel 2020.

Namun, sejumlah kontestan telah mengikuti uji swab mandiri sebagai salah satu syarat maju di Pilkada Kalsel. Seperti yang dilakukan Andin Sofyanoor-KH M Syarif Busthomi. Keduanya juga dilaporkan negatif Covid-19 sesuai uji Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Dinkes Kabupaten Banjar.

“Iya benar, negatif. Pada 2 September keluar hasilnya beserta suratnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr Diauddin, Selasa (8/9/2020) kemarin.

Kendati demikian, menurut pria yang akrab disapa dr Dia itu, tidak ada jaminan mereka yang sudah dinyatakan negatif secara swab bisa terhindar dari paparan Covid-19.

“Saat pemeriksaan di RSUD Ulin bisa saja hasilnya beda, karena banyak kemungkinan terjadi. Apalagi yang punya banyak kegiatan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat
RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Berita Terbaru

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor bersama pejabat Provinsi Kalimantan Timur dan pejabag Kementan memgawali gerakan tanam padi metode PM-AAS di lahan persawahan Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paaer Utara, Rabu (30/9/2026) (Foto: HO-dokumen Humas Setda Pemkab PPU)

Kaltim

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca