SEMPAT “KELIMPUNGAN” Dicegat Satgas Covid-19 di Perbatasan, Tak Bervaksin Langsung di Swab Antigen

SEMPAT “KELIMPUNGAN” Dicegat Satgas Covid-19 di Perbatasan, Tak Bervaksin Langsung di Swab Antigen

SuarIndonesia –  Diperpanjang penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Banjarmasin disikapi serius Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat.

Selasa (24/8) malam, Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin melakukan pemeriksaan kepada warga yang masuk ke dalam Kota Banjarmasin.

Dari pantauan, puluhan warga terjaring giat karena tak bisa menunjukan bukti sudah bervaksin, sempat kelimpungan (kebingungan,red).

Tak hanya di  perbatsan di Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin, namun juga di kawasan Brigjen H Hasan Basri (Kayu Tangi), yang masuknya warga dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah ke Banjarmasin.

Sejumlah anggota gabungan memberhentikan alat transportasi di Jalan Adiyaksa Banjarmasin Utara, mulai pukul 20.00 WITA.

Dimana kendaraan yang dihentikan rata-rata menggunakan Nomor Polisi (Nopol) luar Banjarmasin.

Mereka dihentikan dan ditanya soal sertifikat vaksin, ternyata banyak tak bisa menunjukannya.

Lalu mereka langsung dilakukan swab antigen oleh medis yang ikut diturunkan untuk melakukan pemeriksaan dan pemberhentian secara acak oleh anggota.

Salah satu warga yang tak bisa menunjukan bukti sudah bervaksin bernama Sahmi mengaku, sedang jalan-jalan sama istri.

“Namun, karena tak bisa menunjukan sertifikat itulah saya dengan istri disuruh turun untuk melakukan swab antigen yang sudah ada di pos polisi.

Alhamdulillah hasil hasilnya negatif dan bersama istri saya bisa melanjutkan perjalanan menuju pulang ke rumah, padahal saya menggunakan KTP Banjarmasin, dan sempat menolak,” ucapnya.

Selain itu Musfilah Indah (19), warga Buntok Kalimantan Tengah (Kalteng), dirinya sudah dua tahun tak pulang kampung.

Dan beberapa kali mencari informasi untuk bervaksin di kampus, selalu dikatakan habis.”Padahal saya mau bervaksin,” tuturnya.

Sebelum terjaring, ia baru pulang dari tempat teman yang berada di Jalan Sungai Andai Banjarmasin Utara.

“Saya rencananya mau jalan-jalan, ternyata ada razia, dan saya sempat di tanya petugas soal bukti bervaksin, saya mengatakan belum pernah bervaksin.

Karena tak bisa menunjukan, saya disuruh turun dari sepeda motor dan dilakukan swab antigen, yah hasilnya negatif.

Selain itu juga saya disuruh untuk melakukan vaksin nantinya,” ujarnya.

Sementara Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Perdana Putra SIk, melalui Kanit Samapta, Iptu Iwan Hari, giat malam dilakukan menjaring pengguna transportasi secara acak.

Ternyata dari 50 orang dilakukan swab antigen hasilnya satu orang dinyatakan positif diduga terkena gejala covid.

“Orang yang positif ini kami akan koordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin, dan puskesmas dia tinggal,” ujarnya. (DO)

 3,520 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: