SuarIndonesia – Soal anjing penggigit istri seorang polisi ini, diberinama Nico.
Sebenarnya adalah hibah dari Kabid TI Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko.
Anjing itu sejak kecil dipeliharanya dan dihibahkan untuk mendukung kegiatan di jajaran Dit Samapta.
“Iya, dulu saya pelihara dan dihibahkan. Memang sifatnya satwa itu tak bisa terkejut, apalagi dikejuti,” ujarnya.
Ditanya soal agresif. Ia katakan, memang waktu itu awalnya ada melintas beberapa kendaraan di depannya, dan posisi karena ada portal, maka harus melintas di depan anggota serta satwa tersebut.
“Di sini perlu posisi yang diatur dan pawang yang harus dilatih lagi,” ujar Kombes Pol Widiatmoko, yang juga dulunya pawang serta banyak memelihara berbagai satwa ini.
Sebenarnya waktu kejadian lanjutnya, anjing yang sudah terlatih itu tak boleh ditendang untuk melepaskan gigitannya.
“Cukup perintah ‘Nico out’, maka dilepasnya. Bukan ditendang dan bisa-bisa ada cidera.
Yah disini saya rasa pawangnya perlu dilatih lagi,” ucapnya.
Dalam kejadian, satwa itu, menyerang serta terus tak lepaskan gigitan di bagian lengan kanan korban dan tubuh anjing posisi berdiri sangat tinggi, yang terus mengikuti posisi arah bergeraknya korban. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















