RUSIA Bantah Serang RS Anak Ukraina: Dihantam Rudal Kyiv Sendiri

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja darurat memberikan bantuan di rumah sakit anak-anak Okhmatdyt yang terkena rudal Rusia, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024).
[AP/Alex Babenko]

Pekerja darurat memberikan bantuan di rumah sakit anak-anak Okhmatdyt yang terkena rudal Rusia, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024). [AP/Alex Babenko]

SuarIndonesia — Rusia membantah telah menyerang Rumah Sakit Anak Okhmatdet di ibu kota Kyiv, Ukraina, hingga menewaskan sejumlah anak.

Dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (12/7/2024), juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan insiden pada 8 Juli itu terjadi akibat rudal milik Ukraina jatuh ketika meluncur.

Zakharova menyebut rudal NASAMS Barat yang dipakai Ukraina keluar dari jalur dan menghantam permukiman serta fasilitas publik.

“Sekali lagi, seperti yang sudah sering terjadi pada sistem pertahanan udara Ukraina, rudal-rudal mereka keluar jalur dan menghantam bangunan-bangunan permukiman dan sejumlah fasilitas publik. Demikian pula terjadi kali ini,” kata Zakharova dalam keterangan pers yang dirilis Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Selasa (9/7/2024) lalu.

“Sudah ada konfirmasi, termasuk dari sejumlah saksi mata, bahwa salah satu rudal NASAMS Barat menyerang sebuah bangunan di wilayah rumah sakit anak-anak Okhmatdet di Kyiv,” lanjut dia.

Zakharova mengatakan pemerintah Ukraina menuduh Rusia atas tewasnya anak-anak di RS padahal pabrik senjata Artyom serta kompleks Kementerian Pertahanan dan gudang-gudang angkatan bersenjata terletak di dekat RS Okhmatdet.

“Kiev pun enggan mengakui bahwa para pendukung kaum Banderovites sengaja menempatkan sistem pertahanan udara di sekitar permukiman sipil dan menjadikan warga sipil sebagai ‘perisai manusia’,” kata Zakharova.

Dia berujar junta Kyiv sudah lama menggunakan perusahaan-perusahaan sipil demi kepentingan militer, mengubahnya menjadi bengkel-bengkel untuk perakitan dan perbaikan peralatan militer atau gudang penyimpanan peralatan militer Barat.

Angkatan Bersenjata Ukraina juga disebut memanfaatkan warga sipil dan fasilitas publik untuk melindungi diri mereka.

“Tak jarang, kereta api penumpang mengangkut peralatan militer dan pasukan, sementara layanan pos pun digunakan untuk mengangkut senjata,” katanya.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

“Hal-hal tersebut merupakan pelanggaran keras terhadap hukum humaniter internasional, yang melarang digunakannya objek-objek sipil untuk tujuan militer,” lanjut dia.

Meski begitu, Zakharova mengakui bahwa militer Rusia telah melancarkan “serangan gabungan” dengan senjata presisi jarak jauh terhadap fasilitas-fasilitas militer di Ukraina.

Target-targetnya antara lain pabrik Artyom dan pabrik Antonov, serta pabrik konstruksi Luch di Kota Kiev; pabrik Dnepr dan pabrik Yuzhmash di Kota Dnepropetrovsk; pabrik alat berat di Kota Kramatorsk; gudang-gudang dengan persenjataan dan peralatan militer asal negara-negara Barat di pabrik ArcelorMittal di Kota Krivoy Rog.

Setidaknya 37 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka imbas serangan rudal Rusia di sejumlah kota Ukraina pada Senin (8/7/2024) lalu.

Jurnalis AFP di lokasi melaporkan rentetan rudal Rusia salah satunya menghantam Rumah Sakit Anak Okhmatdyt, tempat di mana ribuan anak menjalani perawatan untuk kanker, masalah jantung, dan penyakit lainnya.

RS anak itu hancur lebur usai diserang rudal pada siang hari.

Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, serangan rudal ini menargetkan lima kota di selatan dan timur Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv.

Serangan-serangan itu merusak nyaris 100 bangunan termasuk sekolah dan rumah sakit bersalin. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Merah 1, RT 48 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) subuh (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:02

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca