ROMBONGAN Dewan Kalsel Serap Program di Kawasan Food Estate Kalteng

- Penulis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 20:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan salah satu prioritas dalam pembangunan Provinsi Kalsel,

“Pertanian dan perkebunan itu, prioritas pembangunan provinsi kami,”

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin saat mendampingi rombongan Komisi II DPRD Kalsel dalam melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menurut Bang Dhin sapaan akrabnya, Minggu (15/8/2021) semua untuk mewujudkannya banyak hal yang harus diupayakan.

Dari penguatan koordinasi pemerintah pusat, antar pemerintah daerah, stakeholders, dan petani.

Dalam kunjungan kerja selama 3 hari dari 12-14 Agustus 2021 ini, Komisi II DPRD Kalsel menggali informasi mengenai koordinasi yang selama ini dilakukan

Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan berbagai pihak sehingga program kegiatan dapat terealisasi secara optimal.

“Disini kami ingin melihat sejauh mana perkembangan pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas khususnya terkait implementasi Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional melalui Pengembangan Kawasan Food Estate,” ucap bang dhin.

Ruang lingkup dari Komisi II DPRD Kalsel, di sektor pertanian, tentunya sangat berkepentingan untuk melihat dan berkunjung ke Kabupaten Kapuas sebagai wahana diskusi dan saling bertukar informasi mengenai pelaksanaan dari program tersebut.

“Kami ingin tau kegiatan yang telah dilaksanakan Pemkab Kapuas serta bentuk penerapan teknologi yang nantinya dapat diimplementasikan di Kalsel,”ujarnya

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Tegus Setio Utomo SP, MP dalam paparannya menyampaikan antara lain latar belakang keberadaan food estate di Kalteng karena luas lahan rawanya 3,57 juta hektare atau 37 persen dari total potensi nasional

Sementara pemanfaatan lahan rawa untuk usaha pertanian kurang dari 20 persen, selain itu, aktivitas budidaya komoditas padi di lahan rawa pasang surut masih memiliki potensi ditingkatkan dari segi produktivitas lahan maupun varietasnya.

Baca Juga :   GUBERNUR MUHIDIN di Arena Kobaran Api Karhutla Ikut Padamkan

Ia menambahkan karena lahannya merupakan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) sejuta hektar di era Presiden Soeharto, sehingga secara infrastruktur lahan dan air di lahan rawa tersebut masih dapat dimanfaatkan.

“Presiden Jokowi melihat potensi itu memutuskan membangun lumbung pangan di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau Kalteng dengan program food estate,” jelasnya.

Sesuai dengan ungkapan Presiden, sebutnya rencana tersebut penting agar Indonesia memiliki cadangan pangan strategis untuk menghadapi potensi krisis pangan dunia.

Diungkapkannya pembangunan food estate rencananya pada lahan potensial seluas 165 ribu hektare bekas PLG dan klaim pemerintah program itu bukan cetak sawah baru serta lahan itu ditargetkan bisa dilaksanakan mulai Oktober 2020 di musim tanam padi II.

“Program Strategis Nasional Food Estate melibatkan lintas kementerian yang diyakini akan mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani dan diproyeksikan menjadi lumbung pangan baru di Indonesia,” ucapnya.

Pertemuan yang digelar di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalsel Ir Syamsir Rahman MSi, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Hj Dewi Damayanti Said. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERBAKAR GUDANG Penyimpan Barang Bangunan di Samping Wisma Antasari. Tiga Motor Buruh Turut Hangus
RESIDIVIS Bobol Minimarket di Benua Anyar, Gasak Uang ,5 Juta
WARGA Paminggir Minta Supian HK Tuntaskan Titian Rintisan–Pal Batu
RESES di Satui, Warga Keluhkan Asap Karhutla dan Air Bersih
TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta
BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak
KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru
JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:03

TERBAKAR GUDANG Penyimpan Barang Bangunan di Samping Wisma Antasari. Tiga Motor Buruh Turut Hangus

Sabtu, 7 November 2026 - 17:42

RESIDIVIS Bobol Minimarket di Benua Anyar, Gasak Uang ,5 Juta

Sabtu, 7 November 2026 - 17:28

WARGA Paminggir Minta Supian HK Tuntaskan Titian Rintisan–Pal Batu

Sabtu, 7 November 2026 - 17:24

RESES di Satui, Warga Keluhkan Asap Karhutla dan Air Bersih

Jumat, 6 November 2026 - 21:59

KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru

Jumat, 6 November 2026 - 17:48

JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka

Jumat, 6 November 2026 - 17:35

PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin

Jumat, 6 November 2026 - 13:57

LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi

Berita Terbaru