RIBUAN ROKOK ILEGAL dan Minuman Beralkohol Disita – Dimusnahkan

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Selatan, dimusnahkan barang bukti hasil penindakan cukai di halaman kantor setempat, Jalan A. Yani Km 2,5, Kamis (20/11/2025). (SuarIndonesia/DO)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Selatan, dimusnahkan barang bukti hasil penindakan cukai di halaman kantor setempat, Jalan A. Yani Km 2,5, Kamis (20/11/2025). (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia -Ribuan rokok Ilegal yakni 3.311.978 batang, 383 kilogram tembakau iris dan 1.652,29 liter minuman beralkohol disita.

Kemudian oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Selatan, dimusnahkan barang bukti hasil penindakan cukai di halaman kantor setempat, Jalan A. Yani Km 2,5, Kamis (20/11/2025).Pemusnahan dilakukan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Banjarmasin, serta dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin.

Kepala DJBC Kalsel, Dwijo Muryono, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan sepanjang tahun 2025.

“Jika dirupiahkan, nilai barang bukti mencpai Rp 5,3 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 3,4 miliar,” ujarnya.

Dwijo menegaskan pemusnahan tersebut merupakan komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara dan perekonomian.

Selain sebagai penegakan hukum, tindakan ini juga diharapkan memberi efek jera bagi pelanggar.

Ia menyebut keberhasilan pengungkapan kasus tidak lepas dari sinergi aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, Kejaksaan, serta instansi lainnya.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Ia mengimbau masyarakat turut berperan dalam mencegah peredaran barang ilegal.“Tugas ini tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.

Selain penindakan, Bea Cukai juga berperan mendukung industri dan penerimaan negara.

Tahun ini DJBC Kalsel memperoleh Ultimum Remedium (UR) atau pengganti denda sebesar Rp1 1,5 miliar sebagai bentuk pemulihan kerugian negara.

Barang-barang yang dimusnahkan telah ditetapkan sebagai barang milik negara dan mendapat persetujuan pemusnahan dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Seluruhnya melanggar UU No. 11 Tahun 1995 jo. UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai.(DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca