Ribuan Massa Ormas Islam Surabaya Aksi Solidaritas Muslim Uighur

- Penulis

Jumat, 28 Desember 2018 - 17:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deny Prastyo Utomo/detikcom.

Suarindonesia – Ribuan massa ormas yang tergabung dalam Solidaritas ‘Ormas Islam Kota Surabaya’ menggelar aksi di depan Konjen China, Jalan Mayjen Sungkono, Jumat (28/12/2018).

Mereka terdiri dari Muhammadiyah, FPI Surabaya, LDII, Al Irsyad, GUIB menolak upaya intimidasi kekerasan umat Islam yang ada di Uighur. Mereka melakukan longmarch dari Islamic Center menuju ke Konjen China.

Dengan membawa bendera kalimat tauhid dan spanduk, mereka berjejer hampir memenuhi Jalan Mayjen Sungkono mulai dari depan Bank Mualamat hingga Jembatan penyebarangan depan Vida. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan: “PRC Is Terrorist” dan ‘Usir Dubes China Dari Indonesia’. Mereka juga sesekali mengucapkan kalimat takbir “Allahu Akbar, Allauh Akbar.”

Koordinator Aksi Solidaritas Ormas Islam Kota Surabaya M Arif’an mengaku aksi ini solidaritas kemanusiaan terhadap umat muslim yang ada di Uighur.

“Kami menolak upaya intimidasi dan upaya kekerasan kepada umat islam yang ada di Uighur di sana. Tak hanya umat Islam saja, semua umat agama yang ada di sana, kami menolak kekerasan,” tambah Arif’an.

Hingga pukul 15.00 WIB, mereka terus berorasi dan ingin bertemu dengan perwakilan Konjen China.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Data Dukcapil Fondasi E-Government

Dari pantauan detikcom, 5 lajur di Jalan Majyen Sungkono, hanya bisa digunakan satu lajur. Akibatnya, arus lalu lintas dialihkan untuk menghindari kemacetan. Sebab, macet terjadi hingga Jalan Aditiyawarman.

Sementara aksi ini dikawal ketat kepolisian. “Dalam mengawal aksi ini, perintahnya tetap mengunakan satu lajur. Dan kita membuat pengalihan arus lalu lintas,” kata KBU Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Mochammad Suud kepada detikcom di lokasi.

Arus lalu lintas dari Jalan Mayjen Sungkono yang mengarah ke Bundaran Satelit dialihkan dari depan Ciputra World menuju Jalan Dwiponggo menuju ke Dukuh Pakis. Kemudian menuju Islamic Center danke traffic light Majyen Sungkono.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57