Ribuan Ikan Mati, DKP Kalsel Imbau Kurangi Pemberian Pakan

- Penulis

Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mati massal ikan di jala apung di kawasan Kecamatan Karang Intan menjadi perhatian Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel.

Meski tidak berwenang secara langsung menangani perikanan, DKP Kalsel mengambil langkah memberikan himbauan kepada dinas terkait di Kabupaten Banjar.

Selain itu, DKP Kalsel dalam waktu dekat juga akan melakukan uji laboratorium.

“Uji laboratorium akan kami laksanakan untuk air di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin.

Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada hasilnya,” kata Kepala DKP Kalsel, Syaiful Azhari, Kamis (17/10).

Dijelaskan Syaiful Azhari, pihaknya hanya bisa menghimbau kepada seluruh petani pembudidaya ikan di Kabupaten banjar dan Banjarmasin agar melakukan pengurangan kepadatan penebaran ikan.

Selain itu pola pemberikan pakan ikan dikurangi karena pakan yang berlebihan menjadi racun di air.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

“Kondisi kemarau seperti saat ini air sungai mulai surut dan menyebabkan kadar oksigen semakin sedikit, sehingga ikan sulit bernapas,” urainya.

Terpisah, Sodiqin salah satu pemilik jalan apung di Kecamatan Karan Intan mengaku hanya bisa pasrah ikan miliknya banyak yang mati.

“Sudah beberapa hari terakhir ikan kami banyak yang mati. Kalau dihitung kerugian sampai ratusan juta,” ujarnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01