REMBUK Stunting, Ungkap Langkah Konkret Banjarmasin Atasinya

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 01:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) menyelenggarakan Rembuk Stunting Kota Banjarmasin Tahun 2024, secara terpusat di Ballroom Rattan Inn Hotel, Selasa (23/4/2024).

Kegiatan dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan  dihadiri Wakil Walikota Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Siti Wasilah, Kepala DPPKBPM, Helfian Noor, sejumlah Kepala SKPD, Camat beserta Lurah se- kota Banjarmasin.

Wali Kota, menjelaskan langkah-langkah yang diambil dalam mengatasi permasalahan stunting di kota Banjarmasin.

Menurutnya, pelaksanaan Rembuk Stunting Aksi Tiga pada hari ini dinilai penting untuk mengevaluasi dan memperbarui data terbaru terkait masalah tersebut.

“Data terbaru stunting kota akan diupdate dalam Rakernas Kesehatan yang akan dilaksanakan dalam sehari dua ini di Jakarta.

Kita berhasil menurunkan angka stunting dari 27% menjadi 22%, itu data dari 2022 ke 2023 ada selisih 5% semoga sekarang ada penurunan lagi,” ungkap Ibnu Sina.

Ibnu menambahkan, bahwa angka stunting yang naik 0,1% menurut bocoran dari Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo, menunjukkan bahwa tantangan ini tidak mudah.

Meskipun jumlah kasus stunting di Banjarmasin mengalami penurunan dari 1.300 ke 1.100, targetnya tahun ini adalah turun menjadi seribu.

Kemudian, dalam upaya mengatasi masalah stunting, Ibnu Sina menjelaskan bahwa integrasi antara penanganan anak-anak stunting dan pencegahan stunting sangatlah penting.

Baca Juga :   KPK Kantongi 152 Bukti Tetapkan Tersangka Sahbirin Noor

Salah satu cara yang dapat diambil adalah dengan digitalisasi untuk melihat gambaran keseluruhan dari hulu ke hilir.

“Kami berharap angka stunting turun. Ini harus ada integrasi, termasuk di dalamnya digitalisasi supaya kita bisa melihat potret secara keseluruhan dari hulu ke hilir,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya asupan gizi yang sehat, terutama bagi anak-anak stunting.

“Asupan gizi yang sehat sangat penting. Dalam program di Mantuil, anak-anak yang diberikan asupan gizi rutin oleh pendamping keluarga dapat menunjukkan peningkatan pertumbuhan badan hingga 5 hingga 7 cm dalam 3 bulan,” jelasnya.

Lantas, dalam pengawasan program tersebut, terdapat 700 petugas pendamping keluarga (TPK) yang bertugas memastikan bantuan tepat sasaran. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa bantuan gizi diberikan kepada yang membutuhkan.

Terakhir, ia menekankan perlunya kerjasama lintas sektor dan lintas provinsi dalam mengatasi permasalahan stunting tersebut. Dengan kerjasama yang kuat.

Dharapkan dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di kota Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

YOUTUBE Hadirkan Fitur Perlindungan Anak untuk Dukung PP Tunas
TERIDENTIFIKASI Korban Tenggelam di Sungai Martapura, yang Diguga Akibat Perkelahian
KOBARAN API Depan SPBU di Tabalong, Sebuah Mobil Terbakar
SATU PEMUDA TEWAS yang Diduga Berkelahi hingga Bercebur ke Sungai Martapura
DISELIDIKI Satpolairud Kapal TB Terbakar di Perairan Banjarmasin
WAGUB KALSEL, Haul Datu Kalampayan Bentuk Kecintaan Masyarakat kepada Ulama Besar
JEMAAH HAUL ke-220 Datu Kalampayan Padati Dalam Pagar Ulu, Kapolda Kalsel Mengapresiasi Kerjasama Hingga Berlangsung Tertib
AMUK API di Banjarmasin Dinihari Lalap Kantor YLK Kalsel dan Sejumlah Toko-Rumah

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:46

PRESIDEN Maduro Ditahan di Sel Khusus Penjara AS

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:04

AKHIRI Perang, Pakistan jadi Perantara Komunikasi AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:58

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:31

IAEA: AS dan Iran akan Berunding di Pakistan Akhir Pekan

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:06

TERUS BOM IRAN Ini Ancaman Donald Trump jika Dialog Gagal, Singgung Perubahan Rezim

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:51

IRAN: 223 Perempuan dan 202 Anak-anak Tewas dalam Serangan AS-Israel

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:04

SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

Berita Terbaru

Headline

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Terjun dari Jembatan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:16

(thetimes.com)

Internasional

AS Kaji Pengerahan 10.000 Tentara Darat Tambahan

Jumat, 27 Mar 2026 - 20:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca