RAZHI di Iran, Banyak Melahirkan Tokoh Islam Terkemuka Dunia

- Penulis

Minggu, 26 April 2020 - 12:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sudut Kota Rey di Teheran, Iran. (dok.Agha Nader via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-3.0-migrated))

SuarIndonesia – Berbicara tentang perkembangan Islam tak bisa dilepaskan dari wilayah Persia. Setelah Islam tersebar di jazirah Arab, wilayah pertama non-Arab yang berhasil dikuasai umat Islam adalah Persia.

Berbarengan dengan runtuhnya kekaisaran Persia, Islam pelan-pelan menemukan pelabuhan barunya di wilayah ini. Begitu juga dengan penduduknya, banyak dari mereka yang akhirnya menganut Islam.

Dengan cepat, Islam berkembang di Persia. Daerah tersebut menjadi jembatan bagi agama ini untuk menjamah Asia Tengah dan India, sampai akhirnya datang ke Indonesia.

Bertemunya tradisi berpikir Persia dengan Islam memungkinkan umat Muslim untuk membangun peradaban dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Tak berselang lama lahirlah kota-kota legendaris seperti Samarkand, Bukhara, Nishapur, Thus, dan salah satunya adalah Rey.

Kota Shahr-e Rey – atau pendeknya Rey, di Iran, mungkin sedikit terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.

Akan tetapi, jika mendengar kata Rhazi, para penikmat sejarah Islam akan langsung merasa terkoneksi dengan tokoh-tokoh Islam yang mempunyai nisbat di akhir namanya al-Rhazi.

Memang faktanya demikian, sebutan Rhazi zaman dahulu, merujuk pada kota Rey sekarang ini.

Dikutip dari Alif.id, kota Rey adalah kota legendaris yang melahirkan banyak tokoh Islam terkemuka yang dikenal dunia.

Sebut saja Fakhruddin al-Rhazi seorang ahli tafsir, Zakarya al-Rhazi seorang ahli kimia, dan Ibnu Hatim al-Rhazi seorang ahli hadis, adalah beberapa tokoh Islam yang lahir di kota ini.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Rey dahulu adalah salah satu kota besar di Persia di mana ilmu pengetahuan tumbuh subur.

Kemasyhurannya mengundang orang untuk datang ke kota tersebut dan mengambil manfaat darinya. Bahkan, Rey pernah didapuk untuk menjadi ibukota dinasti Seljuk pada masa Abbasiyah.

Saat itu raja Seljuk memindahkan pusat kekuasaannya dari Nishapur ke Rey yang secara tidak langsung lebih dekat dengan Baghdad.

Akan tetapi, setelah penyerangan pasukan Mongol yang membabi buta, kota ini sedikit demi sedikit kehilangan pengaruhnya.

Hal tersebut berlangsung sampai sekarang. Kejayaan Rey sebagai pusat ilmu pengetahuan tidak pernah kembali.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Saat ini, kota Rey hanya menjadi kota kecil di sebelah selatan Teheran, meleburkan menjadi bagian dari ibukota Iran.

Bisa dikatakan bahwa Rey adalah cikal bakal lahirnya Teheran.

Jika dahulu Rey adalah kota besar dan Teheran hanya perkampungan kecil yang terletak di kaki gunung Alborz.

Saat ini justru sebaliknya, Teheran menjadi kota besar, sedangkan Rey berubah menjadi distrik kecil yang secara administrasi di bawah otonomi Teheran.

Bagi turis yang ingin mengunjungi kota bersejarah ini, dapat mengaksesnya dari Teheran.

Ada berbagai jenis transportasi menuju ke sini, mulai dari bus kota, taksi, hingga metro.

Metro atau kereta listrik bawah tanah adalah pilihan transportasi yang paling mudah. Jika sudah sampai di stasiun Shahr-e Rey, itu artinya sudah berada di kota Rey.

Setiba di kota ini turis bisa mengunjungi Burj-e Tughrul, sebuah menara tua yang dibangun abad 12 M pada masa dinasti Seljuk.

Nama Tughrul disematkan kepada seorang raja dari dinasti tersebut yang bernama Tughrul Beg. Masa kekuasaannya berlangsung antara tahun 1037-1063 M.

Tak jauh dari Burj-e Tughrul terdapat situs lainnya yang dikenal dengan Benteng Rey.

Benteng tersebut sudah berdiri sejak 400 SM dan dibangun pada masa kekaisaran Medes yang berkuasa di Persia saat itu. Tepat di bawah benteng, ada sumber mata air alami.

Ada banyak pasar atau bazaar yang bisa dikunjungi untuk membeli oleh-oleh di Rey.

Tak jauh dari salah satu bazaar terbesar, ada masjid dan makam seorang tokoh yang bernama Shah Abdul Azim.

Kubah masjidnya begitu mempesona dengan nuansa kental arsitektur Persia. Melihat keindahan masjid akan menjadi penawar lelah selama menyusuri kota Rey.

Walaupun kini hanya menjadi kota kecil di sudut Teheran, tetapi Rey masih memiliki pesonanya.

Napak tilas kota penting abad pertengahan yang telah melahirkan banyak ulama dan ilmuwan yang berpengaruh di dunia Islam pasti menjadi pengalaman wisata yang tak terlupakan selama di Iran.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah
LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia
DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Rabu, 22 April 2026 - 17:44

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile

Selasa, 21 April 2026 - 21:37

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 April 2026 - 15:17

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:12

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Berita Terbaru

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca