SuarIndonesia – Ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) “terapi kesehatan otak” yakni dengan bermain catur di Aula Mathilda Polresta Banjarmasin, Kamis (26/6/2025).
Bermain catur ternyata bermanfaat untuk kesehatan otak dan mental. Permainan ini mampu meningkatkan memori, meningkatkan kreativitas sampai membantu terapi.
Diketahui, saat bermain catur, dituntut untuk terampil mengantisipasi gerakan lawan selanjutnya. Pemain catur juga harus cerdik mengambil keputusan tindakan yang akan diambil dan memahami perspektif lawan main.
Seorang ahli menyebut kemampuan ini sebagai “teori pikiran”. Kemampuan ini dapat melatih empati dan membangun hubungan sosial yang sehat.
Sebuah studi berjudul Secret of the Masters: Young Chess Players Show Advanced Visual Perspective Taking, mengungkapkan bahwa bermain catur dapat mengembangkan kemampuan seseorang dalam melihat perspektif orang lain.
Lomba catur yang diikuti ini semarak Hari Bhayangkara ke-79, yang digelar Polresta Banjarmasin
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi, menyampaikan bahwa lomba catur diikuti 200 peserta yang sebagian besar merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) non-master dari berbagai kabupaten dan kota di Kalsek.
“Lomba ini menggunakan sistem swiss sembilan babak, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan bermain yang adil dan menantang,” ujar Kapolresta.
Ia menambahkan, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi antara masyarakat dan Polri serta wadah untuk mengasah strategi dan kecerdasan dalam bermain catur. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















