SuarIndonesia – Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinkes Kalsel, Abdul Chalid mengungkapkan bahwa pemicu halusinasi, akibat pil, bukan karena tanaman kecubung,
Hal ini terkait fenomena banyaknya orang mabuk dan berhalusinasi, sehingga sejumlah stake holder terkait mulai dari Dit Resnarkoba Polda Kalsel, BNNP Kalsel, BPOM dan juga Dinkes Kalsel melakukan penelusuran terkait penyebabnya.
“Ya kita bantah puluhan orang mabuk dan berhalusinasi disebabkan oleh tanaman kecubung,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/7/2024) disela Rapat Koordinasi tentang Kasus Penyalahgunaan Tanaman Kecubung dan Obat/Zat lainnya di Aula Dit Resnarkoba.
Ini dihadiri juga Akademisi dari Fakultas Prodi Profesi Apoteker di FMIPA ULM, Nor Cahya dan Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi.
“Penyebabnya bukan mengkonsumsi kecubung. Karena belum ada terkonfirmasi juga karena kecubung.
Tapi saat ini bisa disimpulkan penyebabnya adalah karena mengkonsumsi pil putih tanpa merk dan logo kemudian dicampur dengan obat-obatan lainnya seperti seledryl dan sebagainya,” jelasnya lagi.
Sisi lain, peristiwa mabuk dan halusinasi tidak terjadi bersamaan, melainkan pada waktu bahkan lokasi yang berbeda-beda.
“Korban yang menjalani perawatan berjumlah hingga 56 orang, namun menurutnya saat ini trendnya sudah menurun, tidak seperti beberapa waktu kemarin,” ujarnya.
Sedangkan Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Kelana Jaya katakan kalau rapat koordinasi untuk menindaklanjuti fenomena yang terjadi.
“Melalui Rakor ini kami undang stake holder untuk bisa melakukan kerjasama dan harapannya outputnya bisa dibawa ke instansi masing-masing ditindaklanjuti,” ucapnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















