SuarIndonesia – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), mengeluarkan audit terhadap kinerja PDAM Intan Banjar, tahun buku 2019.
Hasilnya PDAM Intan Banjar mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP).
Hasil tersebut sudah disampaikan direksi perusahaan daerah ini kepada penyerta modal yaitu Pemprov Kalsel, Pemko Banjarbaru, dan Pemkab Banjar, Selasa (27/1/2020).
Direktur PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, menjelaskan sepanjang tahun 2019, penanaman modal di PDAM Intan Banjar mengalami peningkatan.
“Pada saat ini meningkat, tetapi yang penting adalah untuk audit BPK ini dinyatakan sehat dan WTP,” jelasnya.
Atas dasar keberhasilan tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, menyambut baik. Dikatakan Nadjmi WTP yang diraih lima tahun berturut-turut.
“Kami beserta penanam modal lainnya tadi sepakat dapat menerima laporan pertanggungjawaban kinerja tahun 2019,” ucapnya.
Selain laporan pertanggungjawaban, PDAM Intan Banjar beserta penanam modal membahas upaya kelanjutan dan program yang ingin dijalankan pada tahun 2020.
“Tadi juga disepakati dan disampaikan tentang progres upaya dan program yang ingin dilakukan ditahun 2020.
Kami, Pemko Banjarbaru berkomitmen dan mendukung perencanaan kerja PDAM Intan Banjar,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, bersyukur dan puas atas pertanggungjawaban yang disampaikan kepada para penanam modal.
“Alhamdulillah Kinerja tahun 2019 diterima pertanggungjawabannya oleh penanam modal, kedepan kita akan membuat salah satu rencana investasi dalam arti penambahan jaringan di daerah Kabupaten Banjar.
Namun masih dibicarakan antara Bupati, DPRD, dan pihak yang terkait,” ujar Syaiful Anwar.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















