Puskesmas Kayutangi Lumpuh Pasca Kebakaran, Pelayanan Dipindah ke Dua Tempat

- Penulis

Kamis, 9 Mei 2019 - 19:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pasca kebakaran Rabu (08/05/2019) malam yang menghanguskan sekitar 60 hingga 70 persen bangunan termasuk Puskesmas Kayutangi milik Pemko Banjarmasin mengakibatkan lumpuhnya pelayanan kesehatan secara total pada puskesmas yang setiap hari melayani 100 hingga 150 pasien.

Dengan kondisi tersebut, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina melakukan rapat mendadak dan meminta supaya jajaran Dinas Kesehatan mengambil langkah sigap dengan memindahkan pelayanan ke dua puskesmas terdekat yakni Puskesmas Sungai Jingah dan Puskesmas S Parman.

Politisi PKS ini juga menyampaikan, terhitung sejak hari ini warga yang sering berobat di Puskesmas Kayutangi bisa menikmati pelayanan kesehatan di Puskesmas Sungai Jingah dan Puskesmas S Parman, sementara bangunan Puskesmas Kayutangi masih belum bisa berfungsi atau dikosongkan.

“Tadi pagi sudah mulai diberlakukan kebijakan pemindahan pelayanan kesehatan sebelum Puskesmas Kayutangi ini berfungsi, mudah mudahan bisa kita anggarkan di APBD perubahan nanti untuk DED nya” ucap Walikota H Ibnu Sina di sela-sela meninjau kegiatan puskesmas pasca kebakaran, Kamis (09/05/2019) pagi hingga siang hari.

Didampingi Asisten II Ir H Doyo Pujadi, dan pejabat terkait lainnya, Walikota H Ibnu Sina mengatakan pelayanan di Puskesmas Kayutangi tidak bisa dihentikan karena banyak warga yang memerlukan pelayanan kesehatan pada puskesmas yang baru saja tertimpa musibah kebakaran sekitar pukul 19.00 tadi malam.

Baca Juga :   PRESIDEN PRABOWO Terima Pengunduran Diri Sahbirin Noor sebagai Gubernur Kalsel

“Sehubungan dikarenakan padat sekali pelayanan, kita akan segeranya merencanakan membangun kembali puskesmas ini dan akan kita anggarkan di APBD Murni tahun 2020 mendatang. Karena memang puskesmas ini ujung tombak pelayanan kesehatan,” ujar Ibnu.

Kemudian terkait tenaga medis yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Kayutangi, Ibnu juga menyebutkan tenaga medis tersebut ikut berpindah ke dua puskesmas yang membantu menangani pelayanan kesehatan yaitu di Puskesmas Sungai Jingah dan S Parman.

Plt Dinas Kesehatan Dr Dellis mengatakan dengan terjadi kebakaran ini makanya pelayanan kesehatan di Puskesmas Kayutangi Banjarmasin dialihkan ke Puskesmas Sungai Jingah dan S Parman Banjarmasin.

“Kita memang sudah koordinasi supaya layanan kesehatan tetap dilaksanakan, mengingat banyak sarana peralatan untuk pelayanan juga banyak yang rusak sehingga dengan terpaksa pelayanan dihentikan untuk di puskesmas di Jalan Cemara Banjarmasin,’’ ucap Delis yang mengaku bersyukur para pengambil kebijakan memahami kondisi musibah yang terjadi di puskesmas.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca