PUSAT Konservasi Mangrove Dibangun di Tala

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Arboretum Mangrove di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (21/11/2025). (Foto: Dishut Kalsel)

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Arboretum Mangrove di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (21/11/2025). (Foto: Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) merancang pembangunan Arboretum Mangrove sebagai pusat konservasi dan edukasi mangrove di Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Jumat (21/11/2025), mengatakan Arboretum Mangrove ini sangat penting karena di provinsi ini masih banyak lahan mangrove yang masih membutuhkan rehabilitasi.

“Berdasarkan peta nasional pada 2023, Provinsi Kalsel memiliki 81.774 hektare mangrove, namun 31.154 hektare di antaranya masih membutuhkan rehabilitasi,” ujarnya.

Ia menuturkan berbagai kendala dihadapi seperti biofisik, teknik penanaman, pemilihan jenis, hingga pemahaman masyarakat ikut menjadi perhatian utama dalam strategi pengelolaan.

“Ekosistem mangrove penting sebagai benteng alam pesisir, habitat biota perairan, serta penyerap karbon yang efektif dalam mitigasi perubahan iklim,” ungkapnya.

Sebagai langkah cepat pembangunan pusat konservasi mangrove, Dishut Kalsel menggelar Workshop Penyusunan Rencana Arboretum Mangrove yang berlangsung pada 20-21 November 2025.

Fathimatuzzahra menjelaskan workshop ini sebagai langkah awal untuk memperkuat arah pembangunan Arboretum Mangrove sebagai pusat konservasi dan edukasi di Kalsel.

Arboretum Mangrove ini, kata dia, akan berfungsi secara multi, yakni pusat riset, pendidikan, wisata alam, dan inventarisasi keanekaragaman hayati.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Ia juga menegaskan upaya ini strategis, mengingat provinsi ini memiliki sedikitnya 22 jenis mangrove serta enam tumbuhan asosiasi, sehingga keberadaan arboretum sangat strategis untuk memperkuat data ilmiah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelestarian alam.

Setelah kegiatan workshop, Dishut Kalsel dan jajaran meninjau calon lokasi Arboretum Mangrove di Kabupaten Tanah Laut, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen rencana yang solid dan aplikatif.

“Kegiatan ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat konservasi mangrove dan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan di Kalsel,” ujar Fathimatuzzahra dilansir dari AntaraNews.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak strategis dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, meliputi SKPD, dinas lingkungan hidup, perguruan tinggi, penyuluh kehutanan, KPH, serta kelompok tani hutan dari berbagai daerah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW
BMKG: 1.079 Hotspot Terdeteksi pada Kamis
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel
BPBD Kalsel: Lahan Terdampak Karhutla Seluas 9.088,75 Hektare
10 PENERBANGAN di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak Asap

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca