PULIHKAN Fungsi Ekologis Hutan Kritis Lewat Pola Kemitraan

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra (kedua kanan) bersama pihak PT Kadya Caraka Mulia usai menandatangani perjanjian kerja sama pemulihan kawasan hutan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (24/7/2025). (ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra (kedua kanan) bersama pihak PT Kadya Caraka Mulia usai menandatangani perjanjian kerja sama pemulihan kawasan hutan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (24/7/2025). (ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menggencarkan pemulihan fungsi ekologis kawasan hutan yang kritis dengan program rehabilitasi lewat pola kemitraan dengan perusahaan non-kehutanan.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Kamis (24/7/2025), melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Penanaman oleh Pihak Luar Kehutanan (Reklamasi dan Rehabilitasi Hutan) bersama PT Kadya Caraka Mulia.

“Kali ini pemulihan lahan kritis dilakukan di wilayah KPH Kayutangi di Desa Lok Tunggul, Pengaron, Kabupaten Banjar, dengan luas sekitar 4,57 hektare,” ujar dia.

Fathimatuzzahra menyebutkan ruang lingkup kerja sama ini mencakup kegiatan mulai dari perencanaan teknis, penataan lahan, revegetasi, perlindungan tanaman, pengawasan, hingga peninjauan dan evaluasi keberhasilan.

“Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pemulihan ekosistem hutan, khususnya di kawasan yang terdampak aktivitas non-kehutanan,” tutur Fathimatuzzahra dilansir dari ANTARANews.

Melalui kerja sama ini, ia mengungkapkan pihak PT Kadya Caraka Mulia melaksanakan kegiatan penanaman sebagai bagian dari kewajiban reklamasi dan rehabilitasi, dengan pendampingan dari pihak Dinas Kehutanan serta KPH Kayutangi.

Baca Juga :   CAIRAN SABU Setengah Kilo Lebih Milik 26 Tersangka Dibuang "ke Septic Tank" WC

Dishut Kalsel berharap kegiatan ini mampu memulihkan fungsi ekologis kawasan hutan, sekaligus menjadi contoh sinergi antara sektor usaha dan pemerintah dalam pengelolaan hutan lestari.

“Penanaman menggunakan bibit berukuran cukup besar di atas satu meter. Saya berharap kualitas tanaman yang digunakan dapat mempercepat pemulihan tutupan hutan dan memberikan hasil yang lebih optimal, serta dapat menjadi model rehabilitasi yang baik bagi pihak-pihak lain,” ujar Fathimatuzzahra menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca