Suarindonesia -Ratusan pedagang memeriahkan Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2018, di Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (2/12).
Festival tersebut menjadi salah satu upaya mempromosikan destinasi pariwisata di Kalsel, sekaligus menarik minat para wisatawan domestik dan mancanegara agar berkunjung ke banua.
Festival tahunan ini dipindahkan tempatnya dari lokasi Pasar Terapung Lok Baintan ke dermaga di bawah Jembatan Sungai Pinang, agar ingin memudahkan masyarakat menyaksikan.
“Tak masalah acil-acil pengayuh perahu atau pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan kadang pindah ke lain tempat.
Misal mencari rezeki ke dermaga Siring Tendean Banjarmasin.
Tapi jangan diakui mereka itu sebagai pedagang Banjarmasin,’’ kata Bupati Banjar, KH Khalilurrahman di sela membuka Festival Wisata Pasar Terapung Lok Baintan di dermaga bawah Jembatan Sungai Pinang, yang diikuti hampir 500 jukung dan kelotom, Minggu (2/12).
Festival itu janjinya akan menjadi even tahunan. Bahkan merutnya, tiap tahun akan digelar festival untuk makin mempromosikan keberadaan pasar purba itu agar lebih dikenal wisatawan mancanegara, serta menjadi even kalender pariwisata nasional
“Selama ini pelaksanaannya tidak rutin digelar karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Banjar,’’ ujar Guru Khalil, sapaan akrab KH Khalilurrahman, Bupati Banjar ini. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















