PRODUKSI Minerba Menurun, Dana Bagi Hasil Pusat akan Berkurang

- Penulis

Jumat, 20 November 2020 - 21:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pada tahun ini untuk penghitungan tahun sebelumnya, Pemprov Kalsel mendapatkan dan bagi hasil bukan pajak dari sektor minerba sebesar Rp1.034 triliun.

Diperkirakan pada tahun depan terdapat pengurangan dana bagi hasil pajak kurang lebih Rp300 miliar. “Jumlah tersebut masih dalam bentuk perkiraan. Pada tahun ini secara keseluruhan realisasi dana bagi hasil pusat Rp3,300 triliun,” jelas Kabid Pengelolaan Pajak Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel, H. Rustamaji.

Dikatakan Rustamaji, pengurangan dana bagi hasil tersebut dipengaruhi penurunan produksi minerba pada tahun ini. Selain sektor lain seperti matinya beberapa sektor usaha dan amnesti pajak.

Sebelumnya, Kasi Penataan dan Pengembangan Wilayah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, M Iswahyudi, mengatakan hingga triwulan III 2020, penjualan batubara Kalsel hanya sekitar 44,7 juta ton.

Baca Juga :   SOLID di Debat Kedua, Bang Rizal dan Ustaz Rosyadi Sukses Tepis Serangan Paslon Satu

Sementara pada 2019 di periode yang sama, batubara yang terjual mencapai 50,7 juta ton.

“Perbandingan triwulan satu sampai triwulan tiga 2020 dengan 2019, penjualan batubara kita turun 6 juta ton,” katanya.

Iswahyudi menyampaikan, penjualan batubara dari Banua benar-benar anjlok pada Juni 2020.

Saat itu hanya sekitar 4,1 juta ton yang terjual. “Karena saat itu corona sedang tinggi-tingginya.

Selain perusahaan di Indonesia, perusahaan luar negeri juga banyak yang tidak membeli batubara,” ucapnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca