PRODUKSI Minerba Menurun, Dana Bagi Hasil Pusat akan Berkurang

PRODUKSI Minerba Menurun, Dana Bagi Hasil Pusat akan Berkurang

SuarIndonesia – Pada tahun ini untuk penghitungan tahun sebelumnya, Pemprov Kalsel mendapatkan dan bagi hasil bukan pajak dari sektor minerba sebesar Rp1.034 triliun.

Diperkirakan pada tahun depan terdapat pengurangan dana bagi hasil pajak kurang lebih Rp300 miliar. “Jumlah tersebut masih dalam bentuk perkiraan. Pada tahun ini secara keseluruhan realisasi dana bagi hasil pusat Rp3,300 triliun,” jelas Kabid Pengelolaan Pajak Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel, H. Rustamaji.

Dikatakan Rustamaji, pengurangan dana bagi hasil tersebut dipengaruhi penurunan produksi minerba pada tahun ini. Selain sektor lain seperti matinya beberapa sektor usaha dan amnesti pajak.

Sebelumnya, Kasi Penataan dan Pengembangan Wilayah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, M Iswahyudi, mengatakan hingga triwulan III 2020, penjualan batubara Kalsel hanya sekitar 44,7 juta ton.

Sementara pada 2019 di periode yang sama, batubara yang terjual mencapai 50,7 juta ton.

“Perbandingan triwulan satu sampai triwulan tiga 2020 dengan 2019, penjualan batubara kita turun 6 juta ton,” katanya.

Iswahyudi menyampaikan, penjualan batubara dari Banua benar-benar anjlok pada Juni 2020.

Saat itu hanya sekitar 4,1 juta ton yang terjual. “Karena saat itu corona sedang tinggi-tingginya.

Selain perusahaan di Indonesia, perusahaan luar negeri juga banyak yang tidak membeli batubara,” ucapnya.(RW)

 358 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: