PRESIDEN Jokowi Siapkan Kotawaringin Timur sebagai Penyangga Pangan IKN

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 21:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Sampit didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kanan) dan Bupati Kotim Halikinnor (kiri), Rabu(26/6/2024). [ANTARA/HO-Diskominfo Kotim]

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Sampit didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kanan) dan Bupati Kotim Halikinnor (kiri), Rabu(26/6/2024). [ANTARA/HO-Diskominfo Kotim]

SuarIndonesia — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah disiapkan sebagai salah satu daerah penyangga pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Program pompanisasi salah satu upaya agar Kotim bisa menjadi penyangga pangan IKN. Kalau Indeks Pertanaman (IP) naik, dari satu kali tanam jadi tiga kali artinya ada kelebihan produksi yang bisa dibawa ke IKN,” kata Jokowi di sela pengecekkan pompanisasi di lahan pertanian Desa Bapeang Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (26/6/2024).

Sehubungan dengan perpindahan IKN dari Jakarta ke kota terencana Nusantara yang terletak di pantai timur pulau Kalimantan, pemerintah pusat tengah mempersiapkan sejumlah daerah sebagai penyangga pangan, salah satunya Kotim yang berada di pulau yang sama.

Dikutip dari AntaraNews, Presiden Jokowi menyampaikan melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan program pompanisasi untuk meningkatkan IP nasional. Melalui pompanisasi ini masa tanam yang awalnya satu kali setahun bisa menjadi dua sampai tiga kali tanam setahun, sehingga produktivitas pun meningkat.

Dalam hal ini, Kotim adalah salah satu daerah yang menerima bantuan pompanisasi. Dengan begitu, diharapkan produktivitas pertanian di Kotim meningkat, bahkan melebihi kebutuhan di daerah tersebut sehingga bisa dikirimkan ke IKN.

“Hal ini bukan hanya Kotim saja, tetapi kabupaten-kabupaten lain yang kelebihan produksi akan ditarik ke IKN,” ujarnya.

Baca Juga :   TIM MILBoard UI Juara Dunia di Unesco Youth Hackathon 2024

Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor menyatakan siap apabila Kotim dipilih sebagai penyangga pangan IKN. Bahkan, ia mengaku pihaknya telah menyusun master plan terkait hal tersebut yang akan diusulkan ke Kementan.

“Kotim siap menjadi penyangga IKN. Kami telah menyusun master plan nanti kami usulkan ke kementerian, karena selama ini kita punya lahan pertanian yang cukup luas, untuk ukuran Kotim itu sudah cukup bahkan surplus,” ucapnya.

Halikinnor menyebutkan luas lahan pertanian di Kotim cukup mendukung untuk menjadi penyangga pangan IKN. Ditambah, adanya bantuan pompanisasi dari Pemerintah Pusat yang dapat meningkatkan hasil pertanian, yang semula satu kali tanam bisa dua hingga tiga kali memungkinkan surplus untuk memasok IKN. Bukan hanya padi, tetapi juga tanaman palawija.

Halikinnor menyebut, Presiden Jokowi juga sempat menyinggung terkait pengembangan peternakan dan pertanian jagung di Kotim. Hal ini sebagai isyarat agar Kotim bisa mengembangkan hal tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Kami akan menindaklanjuti arahan-arahan beliau dengan kementerian terkait,” demikian Halikinnor. [*/UT]

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca