POLDA KALSEL Jadikan Tala Sentra Jagung, Mendukung Swasembada Dicanangkan Pemerintah

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Polda Kalsel jadikan Kabupaten Tanah Laut (Tala) sentra jagung di provinsi ini. Semua dalam rangka mendukung swasembada jagung yang dicanangkan pemerintah.

“Memiliki 27.059 hektare lahan pertanian, Kabupaten Tala, dicanangkan menjadi sentra jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak setiap tahunnya,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan usai penanaman jagung serentak, kuartal 1 tahun 2026, di kawasan Banyuirang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tala, Sabtu (7/3/2026).

“Hari ini kita menanam 10 hektare, dengan target menghasilkan jagung 7-8 ton per hektare, kita juga menjamin harga jagung saat panen stabil di angka Rp 4.000 per kilo,” katanya kepada wartawan.

Harga bisa saja menjadi lebih tinggi, yaitu di angka Rp 5.500 apabila jagung memiliki kadar air di 17-18 persen dan Rp 6.400 di kadar air 14 persen, lanjutnya.

Dengan harga tersebut tentu menjadi daya tarik bagi kelompok tani untuk menanam jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Harga jual tersebut kita jamin tidak ada perubahan saat panen jagung, karena program ini didukung oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten hingga pelaku dunia usaha lainnya, kebutuhan jagung di Kalsel juga cukup tinggi, yakni di angka 300.000 ton pertahunnya,” jelas Kapolda.

Baca Juga :   PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

Menjadikan Tala sentra jagung mendapat dukungan dari Pemprov Kalsel, terlebih adanya bantuan bibit jagung yang diberikan kepada kelompok tani yang diharapkan bermanfaat bagi petani yang ada di daerah.

“Pemprov Kalsel mendukung langkah Polda Kalsel untuk menjadikan Kabupaten Tala sebagai sentra jagung, mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa melakukan penanaman,” sambung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Syarifudin.

Sementara itu, Bupati Tala, H Rahmat Trianto menyampaikan, pada tahun 2020  pernah memproduksi 27.059 hektare yang menghasilkan 203.000 ton jagung, karena covid menyusut dan pada 2023 hanya diangka 16.000 hektare, yang menghasilkan 123.000 ton jagung.

“Salah satu faktor petani kurang meminati penanaman jagung karena harga tidak stabil, dengan adanya harga standar, saya optimis para petani kembali menanam jagung,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SERU-MERIAH Karyawan Koperasi “TC Invest” Banjarmasin Menyambut Momen 17 Agustus
KOBARAN API di Jahri Saleh, Sebuah Rumah jadi Puing Lainnya Terdampak
KAPOLDA KALSEL Bersama Ratusan Driver Online hingga Sampaikan Peluang Kerja di Jepang
PATROLI, Warga Banjarmasin Timur Diimbau Waspada Karhutla
RESMIKAN 22 Jembatan Merah Putih Presisi Tersebar di Wilayah Kalsel
DISITA POLISI Lima Cartridge Vape Diduga Berisi Etomidate, Buru Pemosok di Banjarmasin
DIGELAR Sederhana Puncak Peringatan Hari Jadi ke 76 Kalsel
DIKELUARKAN Kebijakan Insentif Pajak Kendaraan Bermotor

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:15

KASUS PORNO AI di Banjarmasim, Ada Pejabat Publik jadi Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:01

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:04

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:49

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Empat Saksi Diperiksa Kejagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Berita Terbaru

Kalteng

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:36

Beberapa pengendara motor mengenakan masker ketika melintasi jalan yang diliputi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok Antara/Jessica Wuysang)

Kesehatan

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:31

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca