PIMPINAN KOMISI III Ingatkan Polri Pantau PAM SWAKARSA Jangan Sampai Overacting dan Salahgunakan Kekuasaan

PIMPINAN KOMISI III Ingatkan Polri Pantau PAM SWAKARSA Jangan Sampai Overacting dan Salahgunakan Kekuasaan
Pangeran Khairul Saleh.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Pimpinan Komisi III DPR-RI mengingatkan kepolisian terkait terbitnya Perkap Kapolri tentang PAM SWAKARSA agar jangan sampai ada penyelewengan ├átau overacting dari PAM SWAKARSA sehingga menyimpang dari tujuan pembentukannya.

“Saya meminta kepolisian memantau jangan sampai ada penyelewengan atau overacting dari PAM SWAKARA sehingga menyimpang dari tujuan pembentukannya,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh kepada SuarIndonesia.com, Selasa (15/9/2020).

Patut diketahui, Kapolri baru saja menerbitkan Perkap No 4 Tahun 2020 tertanggal 5 Agustus 2020 tentang PAM SWAKARSA yang merupakan bentuk pengamanan atas kemauan kesadaran dan kepentingan masyarakat sendiri yang kemudian memperoleh pengukuhan dari Kepolisian Negara RI.

Menurut legislator asal Kalsel ini, menjadi pembelajaran bagi kita bahwa di masa lalu PAM SWAKARSA pernah dibentuk dan pernah terjadi bentrok dengan pendemo di tahun 2018. “Sehingga wajar kalau masyarakat menjadi trauma, dan khawatir jangan sampai timbul lagi kejadian seperti dahulu,” tambah Pangeran.

Begitu juga, lanjut politisi PAN ini, pemilihan warna pakaian yang mirip dengan kepolisian dan pembentukannya mendapat legitimasi dari kepolisian menimbulkan kekhawatiran kemungkinan akan adanya potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh PAM SWAKARSA. “Karena seolah-olah mendapat kewenangan yang begitu besar,” tandas Pangeran.

Meski Polri menyatakan kemiripan warna ini dimaksudkan adanya ikatan emosional dengan kepolisian dan menimbulkan kebanggaan bagi PAM SWAKARSA atau SATPAM sebagai pengembang kepolisian terbatas.

“Saya dari Komisi III DPR-RI meminta agar program tersebut harus tetap dimonitor untuk bahan evaluasi akibat terbitnya Perkap itu,” pungkas mantan Bupati Banjar dua periode ini.(RA)

 416 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: