PETANI Bersama Bank Kalsel, Panen Raya di Hulu Sungai Selatan

- Penulis

Rabu, 18 November 2020 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bentuk dukungan program ketahanan pangan daerah dalam pemulihan ekonomi nasional, Bank Kalsel menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengadakan Panen Raya Padi Unggul Lokal di Desa
Mandala, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (12/11/2020).

Panen Raya Padi Unggul Lokal merupakan rangkaian acara dari gathering Bank Kalsel bersama Petani di. Kecamatan Telaga Langsat, di mana panen ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry, Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Akhmad Fahmi, Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Muhammad Noor, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Akhmad Mawardi, dan Camat Telaga Langsat, Sar Ipansyah.

Turut hadir, Cecep Sadikin, selaku praktisi pertanian dan pembina petani di Desa Mandala; Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Kandangan, Syamsir, dan Kepala Desa Mandala serta para undangan.

Agus Syabarrudin menuturkan panen raya padi ini sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah
Daerah Hulu Selatan dan Bank Kalsel sebagai bank daerah meningkatkan kualitas padi di
wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Menggandeng Cecep Sadikin, Bank Kalsel mengupayakan pengadaan bibit varietas padi unggul IF16 untuk para petani di Kecamatan Telaga Langsat. Penggunaan Bibit IF16 dalam satu hektare tanah, nantinya dapat menghasilkan kurang lebih 18 ton gabah benih panen yang akan memaksimalkan lahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Baca Juga :   PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

“Bantuan bibit unggul oleh Bank Kalsel ini semoga dapat memaksimalkan lahan pertanian
khususnya di Kecamatan Telaga Langsat. Alhamdulillah, saat ini Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah surplus beras.

Namun yang terpenting sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel semoga membuat masyarakat memperoleh pangan dengan mudah. “Tapi petani tetap mendapatkan harga yang menguntungkan dan tujuan kita ke depan tidak bergantung impor beras terlebuh di masa pendemi sekarang ini,’’ jelas Agus.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau
PROGRES RUU Ketenagakerjaan Masih “On Schedule”
BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026
BANK KALSEL dan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Pengguna Aksel
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca