PETANI Bersama Bank Kalsel, Panen Raya di Hulu Sungai Selatan

PETANI Bersama Bank Kalsel, Panen Raya di Hulu Sungai Selatan

SuarIndonesia – Bentuk dukungan program ketahanan pangan daerah dalam pemulihan ekonomi nasional, Bank Kalsel menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengadakan Panen Raya Padi Unggul Lokal di Desa
Mandala, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (12/11/2020).

Panen Raya Padi Unggul Lokal merupakan rangkaian acara dari gathering Bank Kalsel bersama Petani di. Kecamatan Telaga Langsat, di mana panen ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry, Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Akhmad Fahmi, Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Muhammad Noor, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Akhmad Mawardi, dan Camat Telaga Langsat, Sar Ipansyah.

Turut hadir, Cecep Sadikin, selaku praktisi pertanian dan pembina petani di Desa Mandala; Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Kandangan, Syamsir, dan Kepala Desa Mandala serta para undangan.

Agus Syabarrudin menuturkan panen raya padi ini sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah
Daerah Hulu Selatan dan Bank Kalsel sebagai bank daerah meningkatkan kualitas padi di
wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Menggandeng Cecep Sadikin, Bank Kalsel mengupayakan pengadaan bibit varietas padi unggul IF16 untuk para petani di Kecamatan Telaga Langsat. Penggunaan Bibit IF16 dalam satu hektare tanah, nantinya dapat menghasilkan kurang lebih 18 ton gabah benih panen yang akan memaksimalkan lahan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Bantuan bibit unggul oleh Bank Kalsel ini semoga dapat memaksimalkan lahan pertanian
khususnya di Kecamatan Telaga Langsat. Alhamdulillah, saat ini Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah surplus beras.

Namun yang terpenting sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel semoga membuat masyarakat memperoleh pangan dengan mudah. “Tapi petani tetap mendapatkan harga yang menguntungkan dan tujuan kita ke depan tidak bergantung impor beras terlebuh di masa pendemi sekarang ini,’’ jelas Agus.(ADV)

 131 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: