PERS DIAJAK Mappilu PWI Kawal Proses Pilkada di Kalsel

- Penulis

Senin, 14 September 2020 - 20:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dalam setiap peliputan suatu peristiwa khususnya mengenai tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel 2020 Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilihan Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Mappilu PWI) mengajak seluruh insan pers di Banua untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Mappilu PWI Pusat, Surapto Sastro Atmojo mengatakan, ajakan yang ia utarakan tersebut merupakan sebuah upaya agar setiap insan media tetap bisa memberikan sebuah infomasi yang akurat mengenai perkembangan dari seluruh rangkaian pilkada serentak yang dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan di Bumi Lambung Mangkurat.

“Di samping memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, kita para wartawan yang menjadi sumber informasi di masyarakat harus tetap mengedepankan keselamatan, apalagi di era pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya di sela Seminar Peran Pers Mengawal Pemilu yang Bermartabat di gedung PWI Kalsel, Senin (14/09) siang.

Menurut Wakil Eekjen PWI Pusat ini, pers mempunyai peran yang sangat penting dalam sebuah demokrasi di Indonesia. Sehingga dengan hadirnya pers di setiap perhelatan pemilihan umum bisa membuat di dalam menjaga dan mengawal pemilu yang sehat dan berbudaya.

“Hal itu akan menciptakan masyarakat yang sejahtera, bermartabat, beretika dan berkebutuhan,” ujarnya.

Sementara Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menambahkan, media penyedia berita dalam bentuk apapun, baik cetak, elekronik, radio maupun televisi harus bisa memberikan informasi yang akurat dan berimbang mengenai suatu kejadian. Termasuk informasi mengenai Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Selain mengutamakan keselamatan pribadi dalam proses mengawal pelaksanaan Pilkada Kalsel ini, kita juga harus menyediakan informasi yang matang kepada masyarakat,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar seluruh wartawan di Kalsel ini bisa memperhatikan penerapan protokol kesehatan dalam setiap peliputan jika tidak memunginkan untuk melakukan tatap muka, maka gunakanlah teknologi seperti telepon untuk menggali informasi kepada narasumber.

Kemudian, Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari yang saat itu juga berhadir dalam acara seminar tersebut menyebut, bahwa pers dan demokrasi sebuah negara tidak bisa dipisahkan. “Jika kita ingin melahirkan Pemilu yang bermartabat dan berintegritas maka salah satu kuncinya ada di insan pers,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan Pilpres yang dilakukan Amerika Serikat, beruntung kebebasan pers yang masih dijunjung tinggi di Indonesia ini masih terkendali. Pasalnya hanya sebanyak 39% masyarakatnya percaya berita yang dilansir setiap media itu benar, tapi 47% warganya mendustakan seluruh pemberitaan.

Baca Juga :   UJI KOMPETENSI Bahasa Inggris di Polda Kalsel

“Kita jangan sampai begitu, sehingga kita berharap supaya publik melihat pers itu benar-benar percaya dengan informasi yang disampaikan setiap media. Sehingga kita harus menjaga kenetralan sebuah media, tidak hanya dimanfaatkan oleh salah satu calon saja,” bebernya.

Kenetralan yang dimaksud Ketua PWI Pusat itu bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui informasi apa saja mengenai setiap calon yang maju pada perhelatan pesta demokrasi di sebuah negara atau wilayah.

“Peran-peran inilah yang akan kita dorong dengan hadirnya Mappilu PWI ini,” tukasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh PWI Kalsel ini.

“Peran pers dalam mengawal proses demokrasi dalam sebuah Pemilu yang bermartabat ini sangat luar biasa, dengan hadirnya insan pers yang memberikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat maka Insya Allah khususnya Pemerintah Provinsi Kalsel ini menjadi pemilih yang cerdas,” jelasnya.

Bagi orang nomor satu di Bumi Antasari ini, Pemilu yang berartabat bisa tercipta dengan adanya saling menghormati, saling asah, asih dan asuh untuk kepentingan bermasyarakat, bangsa, negara terutama agama.

“Semoga Pers di Kalsel bisa memberikan inspirasi kepada mainset atau cara berpikir masyarakat kita untuk menjadi pribadi cerdas dalam memilih pemimpin yang bisa membawa msyarakatnya ke arah kemajuan sesua dengan yang diharapkan,” pungkas pria yang akrab disapa Paman Birin itu.

Ia menegaskan, awak media atau wartawan itu berfungsi sebagai penyeimbang informasi yang diterima masyarakat. “Dunia tanpa wartawan itu bagiakan sayur tanpa garam, akan terasa hambar dan tidak ada artinya. Bahkan sebuah media akan memberi warna di setiap pemerintahan,” imbuhnya.

Selain itu, Paman Birin melanjutkan, hal itu merupakan penyambung komunikasi dari seorang pemimpin kepada masyarakatnya, begitu pula sebaliknya.

“Saat ini wartawan sudah terlahir di zamannya, semua membutuhkan informasi yang akurat dari sebuah pemberitaan yang dimuat oleh berbagai macam media,” tandas Paman Birin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
DIAJAK ANGGOTA DPRD Balangan Hj Sri Huriyati Hadi Warisi Semangat R.A. Kartini

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:18

PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:32

KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27

BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca