SuarIndonesia – Bangunan baru Markas Komando (Mako) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalsel, di Desa Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, masih perlu `disuntik’ (tambahan) dana sekitar Rp 60 Miliar (M).
Karena, semua itu belum didukung dengan infrastruktur untuk akses jalan darat menuju lokasi.
Meski demikian, pada rangkaian syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 69 Polairud, Rabu (4/12), ditandatangani prasasti atas pembangunan dan penggunanan Mako itu itu oleh Kapolda Kalel, irjen Polisi Yazid Fanani.
“Secara bertahap akan ditempati personel dan semua demi menunjang kinerja jajaran Dit Polairud,” tegas kapolda, kepada wartawan, usai kegiatan.
Sementara Direktur Polairud Polda, Kombes Pol I Made Sukawijaya mengatakan,
kalau menuju lokasi memang masih belum bisa, dan rencana bertahap ditempati dari satuan kerja
“Saya kita masih perlu dianggarkan dana Rp60 untuk akses jalan.
Tapi duit dari mana ya,” ucapnya lagi, kepada wartawan.
Kemudian betuhan air bersih juga tak ada, meski dibor, yang keluar asin, karena air laut.
“Ini perlu koordinasi PDAM dan mungkin kedepannya untuk lokasi di Aluh aluh paling ujung,” ujarnya.
Untuk menuju lokasi jelasnya, ada pula harus melewati dua sungai, satunya sungai besar dan perlu pembangunan jembatan.
“Warga memang sudah pada tandatangan untuk keberadaan jalan dan dua jembatan itu.
Di lokasi bangunan kantor, asrama sudah ada, tinggal infrastruktur jalan dan jembatan.
Kalau naik kapal, bolak-balik perlu banyak bahan bakar minyak dan bisa-bisa keluarkan puluhan juta,” ucap Kombes Pol I Made Sukawijaya.
Bebebrapa waktu lalu, pemmbangunan itu sudah dilakukan pengecekan dan survey di lapangan, mendapat persetujuan dari warga sekitar dan secara tekhnis sudah mendapat kelayakan dari Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP).
Bahkan kapolda bersama jajaran pernah meninjau lokasi. Dari keterangan, selain dibangun Mako Dit Polairud Polda Kalsel, di atas lahan sebesar enam hektare yang merupakan lahan hibah dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Polda Kalsel tersebut juga telah dibangun Dermaga dan Rumah Dinas sebanyak delapan belas unit.
Proses pembangunan Mako berlangsung cepat mengingat Mako yang saat ini berada di Jalan Teluk Tiram Banjarmasin. lahannya adalah milik PT Pelindo III dan berstatus sewa. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















