Suarindonesia– Pelindo Regional 3 Kalimantan, menyerahkan santunan kepada pihak keluarga korban Ari Irawan (23), yang mengalami kecelakaan kerja.
“Kami pihak Pelindo Regional 3, meminta semua pihak baik internal maupun eksternal untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan selama beraktivitas di area pelabuhan,” kata Suprayogi Sumarkan, Junior Manager Umum dan Humas, Sabtu (2/8/2025).
Menurutnya, pasca kejadian kecelakaan kerja oleh pihak eksternal di CCC/CDC kontainer Pelabuhan Trisakti beberapa waktu lalu, langsung berkoordinasi dengan Tim HSSE dan Operasional PT MTI untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Disisi lain, meski korban merupakan pihak eksternal yang Sabrberaktifitas di wilayah CCC/CDC PT MTI, namun atas kecelakaantersebut, Pelindo melalui PT MTI memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalnya dan diterima dengan baik.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum atas kecelakaan kerja tersebut adalah duka bagi kami semua.
Pelindo dalam kesempatan ini juga mengajak semua pihak untuk lebih memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam bekerja khususnya di area Pelabuhan,” jelas Suprayogi.
Pasca kejadian, pihak Manajemen Pelindo melalui PT MTI telah melakukan pelaporan ke stakeholder terkait guna mengetahui penyebab pasti kejadian.
Selain itu, akan diakukan upaya peningkatan keamanan terminal, yang difokuskan pada prosedur keamanan, titik rawan blind spot, dan sistem komunikasi antar kru agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Manajemen menegaskan komitmen untuk memperkuat pengawasan operasional, khususnya pada area stuffing dan bongkar muat yang memiliki risiko tinggi,” ucap Suprayogi
Meskipun insiden ini menjadi perhatian serius, kegiatan operasional di area CCC/CDC tetap berjalan normal dengan pengawasan ketat dari Tim HSSE dan Operasional untuk menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Diketahui, Ari Irawan adalah seorang kernet truk angkutan semen, dan menghebuskan nafas terakhir setelah terjepit saat mengatur posisi truk di areal kontainer PT Si pelabuhan Trisakti Banjarmasin Jalan Barito Hilir Banjarmasin Barat pada Jum’at (1/8/2025).
Korban diketahui warga Desa Panggelak Kecamantan Upau Kabupaten Tabalong ini, pada saat itu bersama sopir bernama Gilang Pratama Putra, ingin melakukan bongkar muat semen.
Sopir menyuruh korban turun dari mobil untuk jaga posisi mobil dari sebelah kanan dan kiri terus.
Korban malah kebelakang mobil memutar ke sebelah kanan mobil truk, hingga tidak terlihat dan korban akhirnya terjepit belakang truk dengan kontainer. (*/DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















