PENYIDIK Dit Reskrimsus Polda Kalsel Telisik Penyebab Banjir, Inilah Dilakukan

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2020 - 02:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penyidik Dit Reskrimsus Polda Kalsel telisik penyebab Banjir, inilah dilakukan.

Beberapa kegiatan baik itu aktivitas galian C atau tambang lainnya atas dugaan penyebab banjir ditelisik pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel.

Pada awal pada tiga kawasan di Banjarbaru, khususnya di lokasi Cempaka, ditelisik dan dari keterangan, Senin (13/1), sudah beberapa hari yang lalu, anggota dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalsel, sudah turun ke lokasi.

“Iya ada anggota turun melakukan penyelidikan dan semua atas perintah Pa Direktur, untuk mengetahui apa penyebabnya selama ini,” kata kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, Kombes Pol Masrur melaui Kasubdit IV, AKBP Endang, ketika ditanya wartawan.

Pastinya peristiwa banjir itu didalami dan tindaklanjuti.

“Anggota turun dengarkan informasi masyarakat, dan peristiwa itu didalami apakah ada melawan hukumnya,” ujarnya.

Sementara ada beberapa kegiatan sudah ditelisik didatangi. Pastinya dugaan ada galian c dan apakah berizin atau tidak, selama ini.

Dari pemberitaan, ketika itu ada tiga lokasi yang mengalami kebanjiran Jalan Kertak Baru, Gang Bahagia, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka.

Pada lokasi ini kawasan yang banjir di RT

04, 08, 23, 24, dan 25, yang mengakibatkan 70 buah rumah terendam dan 3 sekolahan paud, dengan terdampak 90 kepala keluarga (KK) dan 193 Jiwa.

Baca Juga :   REMBUK STUNTING, Optimis Angka dI Banjarmasin Turun

Kemudian Banjir juga terjadi di Jalan Los Basung 1 dan  2, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru yang mengakibatkan 34 buah rumah terendam, dengan terdampak 34 KK 70 Jiwa.

Berikutnya air juga merendam kawasan Kampung Pelangi, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Kemuning, Kota Banjarbaru yang mengakibatkan 55 buah rumah terendam, dengan terdampak 55 KK 193 Jiwa.

Sebagian di Kecamatan Liang Anggang juga mengalami kebanjiran.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, cukup was- was.

Gubernur, yang akrab disapa Paman Birin ini mengimbau kepada segenap masyarakat untuk tetap. mewaspadai potensi bencana seperti banjir, tanah longsor ataupun angin puting beliung.

Kemudian sisi lainnya ditahui kejadian di luar Kalsel, Presiden Joko Widodo memerintahkan Gubernur Banten untuk menertibkan penambangan emas secara ilegal yang dinilai menyebabkan perambahan hutan sehingga memicu banjir bandang di Lebak, beberapa waktu lalu. (ZI)

 

 

 

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca