Pemuda Islam Kalsel Ingatkan “Jumat Kelabu” Kaitan Isu People Power

Pemuda Islam Kalsel Ingatkan “Jumat Kelabu” Kaitan Isu People Power
Suarindonesia – Lagi, Pemuda islam Kalimantan Selatan ingatkan tragedi “Jumat Kelabu” dan ini pula kaitan isu people power yang belakangan santer terdengar pasca Pemilu 2019 yang  digelar pada 17 April lalu  hingga menjelang hari pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei.
Tentunya, semua itu mendapat respon dari Ormas Pemuda Islam Kalsel.

Ketua Pemuda Islam Kalsel, HM Hasan mengimbau untuk seluruh elemen masyarakat Kalsel guna menjaga kondusivitas yang selama ini sudah berjalan kondusif.

 Warga Kalsel diingatkan untuk tidak saling “Bacakut Papadaan” dan terpengaruh isu dan hoax yang provokatif.
Kita harapkan pada hari pengumuman Pemilu 2019 berjalan dengan lancar dan situasi di Indonesia khususnya di Kalsel tetap aman” harap HM Hasan sesaat sebelum acara buka puasa bersama yang digelar Pemuda Islam Kalsel di Masjid Al Anshor Jalan  Cempaka Besar Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Rabu (15/5).
Bahkan, mantan Ketua KNPI  Kalsel tiga periode ini mengingatkan peristiwa Jumat Kelabu 23 Mei 1997 di Kota Banjarmasin jangan sampai  terulang lagi.
“Karena ada nya miskomunikasi terjadilah peristiwa Jumat kelabu yang banyak memakan korban jiwa warga Kalsel, karena itu mari kita jaga suasana kondusif ini” imbaunya.
                                                                                                                      Menurut data hasil investigasi Tim Pencari Fakta Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), pada peristiwa Jumat Kelabu tercatat 123 korban tewas, 118 orang luka-luka, dan 179 lain hilang.
Sementara Komnas HAM melaporkan ada 199 orang yang hilang, dan 2 di antaranya berhasil ditemukan.
Dari jumlah korban yang tewas, sebagian besar adalah mereka yang sama sekali tidak terlibat konflik.
“Masyarakat Kalsel kita harapkan jangan mau diadu domba, jangan percaya isu hoax pastikan dulu kebenaran beritanya, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting ikut menjaga suasana damai” pungkasnya.

Dalam acara buka puasa bersama itu selain dihadiri pengurus masjid juga beberapa tokoh ormas dan LSM diantaranya H Din Jaya (Forpeban) .

Anang Misran dari KMK (Kerukunan Masyarakat Kalimantan) dari elemen Pemuda Pancasila , FPI Kalsel serta tokoh pemuda dan masyarakat. (ZI)

 470 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: