Pemprov Kalsel Gelar Monitoring dan Evaluasi Pembangunan SPPG

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasumber kegiatan evaluasi dan monitoring progam SPPG di Provinsi Kalsel saat menyampaikan materi. Foto : MC Kalsel

Narasumber kegiatan evaluasi dan monitoring progam SPPG di Provinsi Kalsel saat menyampaikan materi. Foto : MC Kalsel

Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Khalid Maksum Bappeda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, didampingi Plt. Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, serta melibatkan jajaran perangkat daerah terkait.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, dalam arahannya menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan SPPG sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat.

“Percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini sangat penting sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, seluruh pihak harus berkomitmen dan bergerak bersama agar target pembangunan SPPG dapat tercapai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa program ini merupakan komitmen bersama yang harus dilaksanakan secara terukur dan berkesinambungan.

“Program ini adalah komitmen bersama yang harus kita laksanakan secara terukur dan berkesinambungan, agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan SPPG di daerah telah ditetapkan melalui surat edaran Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan aturan tersebut, setiap provinsi, kabupaten, dan kota diminta menyiapkan tiga lahan untuk pembangunan SPPG.

“Di Kalimantan Selatan saat ini sudah terbangun 52 SPPG, dengan 27 unit yang telah beroperasi, sebagian besar berasal dari swasta. Pemerintah daerah tidak diperkenankan membangun langsung, tetapi hanya menyiapkan lahan. Untuk Kalsel sendiri, lahan sudah disiapkan, dan kita bertindak sebagai koordinator dengan kabupaten/kota,” terangnya.

Ia menambahkan, SPPG terbanyak saat ini berada di Kota Banjarbaru dengan 9 unit, sementara masih terdapat tiga kabupaten/kota yang belum memiliki SPPG, yakni Tabalong, Hulu Sungai Utara, dan Barito Kuala.

Baca Juga :   BANK KALSEL Bayarkan Dividen Rp56 Miliar ke Pemprov Kalsel,2027 Dividen Ditarget Naik Rp61 Miliar

Dalam kegiatan Monev ini, hadir pula tim pusat dari Kementerian Dalam Negeri, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Tim tersebut melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesiapan lahan yang telah diusulkan pemerintah daerah.

“Jika lahan yang diusulkan dinyatakan layak, maka pembangunan akan segera dilakukan tahun ini dengan target 20 unit SPPG. Harapan saya, 13 kabupaten/kota di Kalsel masing-masing bisa mendapatkan porsi satu unit, termasuk dari provinsi. Sisanya akan dibagi untuk daerah yang bisa mendapat dua unit,” jelasnya.

Selain rapat koordinasi, tim Monev juga dijadwalkan langsung turun ke lapangan untuk memverifikasi lahan yang diajukan.

Galuh Tantri juga menuturkan bahwa sekretariat Satgas Manajemen Bina Gizi (MBG) Provinsi Kalimantan Selatan berada di Bappeda sebagai bentuk memfasilitasi kantor bagi ketua regional BGN wilayah Kalsel, yang terdiri dari para anggota Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kalsel, guna memudahkan koordinasi.

“Monitoring dan evaluasi ini penting agar program percepatan pembangunan SPPG benar-benar sesuai dengan rencana. Dengan adanya verifikasi langsung, kita berharap target pembangunan SPPG dapat terealisasi secara merata di seluruh daerah,” pungkasnya.

Proses ini melibatkan seluruh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta Bappeda kabupaten/kota se-Kalsel.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
DUKUNG UMKM Lokal Lewat AKSEL Bank Kalsel, Beli Oleh-Oleh Amuntai Makin Praktis
BAYAR PAJAK  Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL by Bank Kalsel Hadirkan Layanan E-Samsat
BANK KALSEL Mitra Strategis Pembangunan Banjarmasin
BANK KALSEL Siap Dukung Konsolidasi Delapan BPR, Target Beroperasi April 2027
LIMA Tahun Berturut-turut, Bank Kalsel Syariah Raih Golden Champion
TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57