Pemilu 2019 di Kalsel, Tiga Panwaslu Meninggal, 40 Sakit dan Dua Melahirkan

- Penulis

Sabtu, 22 Juni 2019 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan pelaksanaan Pemilu 2019 yang berhasil tak lepas tugas masa berat yang membuat 40 petugasnya Panwaslu sakit, tiga meninggal hingga ada petugas melahirkan di saat melakukan pengawasan.

Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalsel Ir Iwan Setiawan mengatakan hal tersebut pada acara Media Gathering bertema “Bersinergi: menentukan masa depan” di Hotel Area Barito Banjarmasin, Sabtu, (22-23/06/2019).

Gathering mengambil thema ‘Bersinergi Menentukan Masa Kd’, Iwan mengakui bahwa Bawaslu Kalsel dalam menyukseskan Pemilu 2019 secara demokratis harus “dibayar” dengan adanya korban jiwa petugas.

“Ketiga pengawas demokrasi tiga yang gugur pada saat menjalankan tugas pada Pemilu 2019 tadi akan dibayar dengan mahal,” tuturnya.

Sementara itu, Iwan Setiawan mengatakan, ada sekitar 40 orang petugas ad hoc atau di kecamatan, kelurahan/desa dan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus masuk rumah sakit, karena kelelahan pada gelar Pemilu pada 17 April 2019.

“Bahkan, ada dua petugas kita yang perempuan sampai harus melahirkan di saat-saat bekerja itu,” ucap Iwan Setiawan.

Dia menyebutkan, fenomena adanya petugas yang sampai melahirkan saat bertugas itu terjadi di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

“Bahkan yang di Batola itu, tepatnya petugas di TPS di Kecamatan Rantau Badauh melahirkan usai dia menyerahkan laporan ke Panwascam, hanya 20 menit usai itu harus dibawa ke RS untuk melahirkan,” bebernya.

Iwan mengatakan, tidak hanya masalah itu saja yang ingin disampaikan, namun juga tentang evaluasi usai gelaran itu bagi petugasnya hingga kepaling bawah.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Menurut dia, dari hasil evaluasi kinerja para Panwascam se-Kalsel atau sekitar 106 kecamatan di provinsi ini, hanya tiga kasus yang melanggar kode etik, yakni, ada di Kabupaten Banjar, Batola dan Hulu Sungai Utara (HSU).

“Selebihnya Alhamdulillah melaksanakan tugas dengan baik,” paparnya.

Menurut dia, para petugas ad hoc Bawaslu Kalsel sudah akan berakhir, yakni, untuk Panwascam yang terakhir itu pada 30 Juli 2019.

“Saat ini kita mulai mempersiapkan untuk gelar Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di mana akan ada tujuh kabupaten/kota dan provinsi,” tuturnya.

Menurut dia, Pilkada yang diperkirakan akan dilaksanakan sekitar Desember 2020 tersebut, tujuh bulan sebelumnya akan mulai dibentuk petugas Bawaslu Kalsel Ad Hoc ini.

“Tapi untuk informasi, uang kehormatan akan ditingkatkan nantinya,” beber Iwan.

Sementara itu, Doddy Yulihartanto SE MM Kasubag Hukum, Humas dan Hubal Bawaslu Kalsel menyampaikan terkait acara Gathering tersebut menjelaskan, hanya untuk mempererat Bawaslu dengan insan media yang terjalin kerjasama sangat baik saat ini.

“Ini sebagai upaya kita meningkatkan kerjasama ke depannya, agar terus bersinergi,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI
SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom
26 ANGGOTA Wantimpres Dilantik Presiden Prabowo
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong
DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:28

KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:19

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 21:23

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Selasa, 29 September 2026 - 22:01

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca